Kamis 26 Mar 2026 22:32 WIB

Chandra Asri Catat Laba Miliar Dolar AS, Perkuat Ekspansi Regional

Transformasi di sektor energi dan kimia dorong kinerja impresif hingga awal 2026.

PT Chandra Daya Investasi Tbk (“CDI Group” atau “Perseroan”) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja keuangan yang solid dan operasional yang agresif pada tahun perdananya sebagai perusahaan publik.
Foto: Dok istimewa
PT Chandra Daya Investasi Tbk (“CDI Group” atau “Perseroan”) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja keuangan yang solid dan operasional yang agresif pada tahun perdananya sebagai perusahaan publik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) (IDX: TPIA) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025, sekaligus mempercepat transformasi menjadi platform terintegrasi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

“Chandra Asri Group mencatatkan kinerja yang kuat pada FY2025 dengan membukukan laba bersih sebesar 1,4 miliar dolar AS miliar serta mempertahankan posisi neraca yang tangguh dengan likuiditas di atas 3 miliar dolar AS. Hal ini mencerminkan kekuatan platform terintegrasi kami serta disiplin dalam eksekusi strategi,” ujar Andre Khor, Group Chief Financial Officer Chandra Asri Group, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga

Perseroan terus mendorong penguatan tiga pilar strategis, yaitu energi, kimia, dan infrastruktur, dengan menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari pertumbuhan guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami memasuki 2026 dengan momentum yang kuat, didukung oleh kinerja operasional yang solid serta kontribusi awal dari berbagai inisiatif strategis. Di tengah dinamika pasar, platform terintegrasi dan disiplin eksekusi memberikan landasan yang kokoh bagi Perseroan untuk mencatatkan kinerja yang tangguh pada kuartal pertama dan berkelanjutan ke depan,” tambah Andre.

Sepanjang 2025, total aset Perseroan meningkat lebih dari dua kali lipat secara year-on-year menjadi hampir 12,4 miliar dolar AS, mencerminkan penguatan neraca serta ekspansi skala operasional seiring realisasi akuisisi dan investasi strategis.

Pendapatan bersih tercatat meningkat signifikan menjadi sekitar 7 miliar dolar AS, sementara laba bersih mencapai 1,4 miliar dolar AS, didukung oleh portofolio usaha yang semakin terdiversifikasi serta integrasi yang semakin kuat di seluruh lini bisnis.

Memasuki 2026, Perseroan menargetkan pencapaian laba operasi pada level rekor di kuartal pertama, seiring berlanjutnya momentum operasional dan kontribusi awal dari berbagai inisiatif strategis yang telah dijalankan sejak 2024.

Pada pilar energi, Perseroan mengakselerasi transformasi melalui integrasi Aster Chemicals and Energy, yang sebelumnya dikenal sebagai Shell Energy & Chemicals Park, hasil akuisisi bersama Glencore. Kompleks kilang dan kimia kelas dunia ini memperkuat jalur dekarbonisasi sekaligus mendukung ambisi keberlanjutan jangka panjang Perseroan.

Ekspansi regional turut diperkuat melalui akuisisi jaringan ritel Esso milik ExxonMobil di Singapura yang efektif pada 1 Januari 2026, setelah penandatanganan conditional SPA pada Oktober 2025. Transaksi ini didukung oleh pembiayaan khusus senilai 750 juta dolar AS dari KKR dan memperkuat pengembangan platform energi terintegrasi di Asia Tenggara.

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement