Sabtu 15 Sep 2018 19:22 WIB

Didampingi Mendes, Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Talud

Talud jalan tersebut berfungsi sebagai penahan longsor.

Presiden Jokowi dan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo meninjau Padat Karya Tunai (PKT) pembangunan talud jalan di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Foto: Kemendes PDTT
Presiden Jokowi dan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo meninjau Padat Karya Tunai (PKT) pembangunan talud jalan di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, GROBOGAN -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo meninjau Padat Karya Tunai (PKT) pembangunan talud jalan di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bangunan talud jalan tersebut berfungsi sebagai penahan longsor.

"PKT di sini kata Pak Jokowi sudah bagus. Tadi Pak Jokowi nanya, berapa dibayar pekerjanya, tadi Rp 70 ribu, ya. Tukangnya dibayar Rp 90 ribu sesuai UMP di sini. Dan dibayar harian setiap hari, setiap sore," tutur Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo usai meninjau PKT di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (15/9), seperti dalam siaran persnya.

Pada tahun 2018, Desa Tambirejo mendapatkan dana desa sebesar Rp 829.597.000. Melalui hasil musyawarah desa, dengan menggunakan anggaran dana desa 2018 tahap II sebesar 50 juta, dibangunlah talud yang fungsinya menahan longsor dan memperlancar jalur air. Pengerjaannya membutuhkan waktu selama dua pekan. Dengan tenaga kerja 12 orang. Upah untuk kepala tukang sebesar Rp 100 ribu, tukang Rp 90 ribu, dan buruh sebesar Rp 70 ribu.

photo
Presiden Jokowi dan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo meninjau Padat Karya Tunai (PKT) pembangunan talud jalan di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

"Tadi saya lihat pembangunan infrastrukturnya sudah cukup bagus, agak kering sedikit karena bendungannya sedang diperbaiki, mudah-mudahan bulan depan sudah selesai," terangnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Menteri Eko juga berpesan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi. Contohnya bikin desa wisata. Sawah jadi case country. Ke depannya ada program 100 desa dengan memberikan bantuan afirmasi 150 Miliar untuk 100 desa.

"Tadi saya minta pada Pak Kades dan Bupati untuk menggenjot lagi ke pemberdayaan ekonomi juga BUMDes-nya untuk meningkatkan APBDes. Nanti kita akan ada show case-show case (desa percontohan) tentunya tidak semua desa, beberapa desa kita bantu untuk percontohan sebesar Rp 1,2 miliar untuk pemberdayaan ekonomi, yang paling penting memberikan lapangan pekerjaan," terangnya.

photo
Presiden Jokowi dan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo meninjau pembangunan talud jalan di Grobogan.

Dana desa pada tahun ini telah digelontorkan sebesar Rp 60 triliun tahun depan rencananya akan dinaikan lagi menjadi Rp 73 triliun. "Desa ini karena IPM-nya sudah membaik jadi dana desanya tetap. Kan dana desanya bagi rata, yang daerah-daerah miskin dapat sampai Rp 3,5 Miliar. Tahun depan tidak mungkin jumlahnya lebih kecil dari satu miliar dan tahun ini tidak mungkin kurang dari Rp 800 juta," jelasnya.

Saat kunjungan PKT tersebut, Mendes PDTT sempat berdialog langsung dengan para pekerjanya dan memberikan semangat "Tetap semangat, ya, bu," ujarnya menyemangati.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement