Rabu 21 Dec 2016 17:56 WIB

JNE Gelar Seminar UMKM

Deputy GM Wilayah Indonesia Barat JNE Hasmeliyani Suseno (tengah) memberikan cinderamata kepada Ketua Hipmi Kabupaten Bandung Andri Juwandi dalam acara seminar UMKM di Hotel Puri Khatulistiwa, Sumedang, Selasa (20/12).
Foto: Dedi Junaedi/REPUBLIKA
Deputy GM Wilayah Indonesia Barat JNE Hasmeliyani Suseno (tengah) memberikan cinderamata kepada Ketua Hipmi Kabupaten Bandung Andri Juwandi dalam acara seminar UMKM di Hotel Puri Khatulistiwa, Sumedang, Selasa (20/12).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Simbiosis mutualisme antara peran perusahaan jasa pengiriman ekspres JNE dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kian erat. Sebagai upaya pengembangan UMKM, JNE menyelenggarakan seminar wirausaha yang berlangsung di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, (20/12).

Seminar diikuti oleh 100 pelaku UMKM dari Kabupaten Bandung dan Sumedang. Sementara pembicara yang dihadirkan, yakni akademisi Universitas Maranata Bandung Niko Ibrahim dan pelaku UKM Inspiratif Winny Caprina Irawan. Deputy GM Wilayah Indonesia Barat JNE Hasmeliyani Suseno mengatakan, pertumbuhan ekonomi digital menuntut inovasi dan strategi sebuah perusahaan dalam berkomunikasi dengan masyarakat sebagai target marketnya.

Melihat potensi produk (UMKM) di Jabar, papar dia, JNE tertantang untuk semakin aktif memajukan pemasaran produk UMKM. Kata dia, setiap daerah di Jabar memiliki produk unggulan dengan keunikan dan potensi, serta kualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Di antaranya, kerajinan tangan, makanan khas daerah dan beragam produk fesyen.

‘’ JNE hadir dan berperan aktif dalam program edukatif untuk peningkatan strategi dalam berjualan online kepada para UKM,’’ ujar Hasmeliyani dalam press release yang diterima Republika, Rabu (21/12). Pihaknya sengaja menghadirkan pakar dan praktisi agar bisa membagi pengalamannya kepada pelaku UMKM.

Pihaknya berharap, pelaku UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi di Tanah air bisa terus tumbuh secara positif. Menurut dia, UMKM merupakan instrumen ekonomi yang paling kokoh di Tanah Air. Di tengah guncangan krisis ekonomi, tutur dia, UMKM tetap mampu bertahan hidup.   

Sementara Branch Manager JNE Bandung Iyus Rustandi mengatakan, JNE memiliki beragam inovasi produk layanan yang sangat bermanfaat bagi UMKM dalam menjalankan bisnis online. Di antaranya mobile apps MyJNE yang berfungsi untuk mengetahui estimasi waktu serta status pengiriman secara detil maupun informasi lokasi titik layanan terdekat. ‘’Seminar ini merupakan wujud komitmen kami dalam memajukan UMKM,’’ tandasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement