Kamis 27 Oct 2016 13:51 WIB

Menteri BUMN Minta Perindo Bantu Nelayan Lokal

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Nidia Zuraya
Aktivitas pekerja membongkar muat ikan hasil tangkapan nelayan Indonesia.
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Aktivitas pekerja membongkar muat ikan hasil tangkapan nelayan Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lebak pada Rabu (26/10). Pada kunjungan tersebut, Rini menyempatkan ‘blusukan’ ke Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.

Pada kunjungan tersebut, Rini juga menyempatkan diri menyapa para nelayan yang tengah membongkar ikan di PPI Binuangeun. Sontak, Rini pun menerima keluhan dari para nelayan terkait fasilitas di PPI terbesar dan paling ramai di Kabupaten Lebak tersebut yang masih tergolong minim.

Salah satu keluhan adalah, nelayan meminta dibantu membangun fasilitas ruang penyimpanan berpendingin atau cold storage. Mereka juga minta dibangunkan fasilitas pembekuan atau air blast freezer (ABF) dan fasilitas penyaluran BBM solar atau SPDN (solar packed dealer nelayan) di sana.

Rini pun menanggapi permintaan dan meminta pemerintah kabupaten dapat proaktif bekerja sama dengan BUMN Perikanan khususnya Perum Perikanan Indonesia. “Ada BUMN perikanan yang merupakan bagian dari pemerintah yaitu Perum Perindo yang akan bersinergi dengan BUMN lainnya yang bisa dilibatkan. Khususnya untuk segera menyediakan infrastruktur pembekuan ikan seperti cold storage dan ABF," kata Rini.

Rini kuga berjanji akan berkordinasi dengan PLN agar listrik di sini tercukupi untuk operasional fasilitas yang dibutuhkan nelayan tersebut. Selain itu, Rini juga beejanji akan upayakan Pertamina dapat membangun fasilitas penyaluran solar untuk nelayan.

"BRI juga dapat membuat ‘Rumah Kreatif’ untuk membantu packaging dan pemasaran produk olahan ikan seperti abon,” ucap Rini.

Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Peindo) Syahril Japarin yang juga hadir di sana menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan aktivitas perikanan di Kabupaten Lebak khususnya di PPI Binuangeun. Perum Perindo akan berfokus pada beberapa hal penting yang sangat dibutuhkan nelayan.

“Beberapa hal penting yang dapat kami lakukan di sini yaitu menyerap produksi dengan melakukan pembelian ikan secara tunai dengan harga kompetitif sehingga nelayan punya kepastian pasar," kata Syahril

Syahril juga berjanji akan mengupayakan pembangunan cold storage seperti apa.yang diharapkan para nelayan. Syahril juga akan bersinergi dengan Pertamina untuk membangun fasilitas SPDN untuk memenuhi kebutuhan BBM solar bagi nelayan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement