Sabtu 12 Mar 2016 19:23 WIB

Penyuluh Pertanian Dijanjikan Jadi PNS, Ini Syaratnya

Rep: Riga Iman/ Red: Nur Aini
Penyuluh Pertanian
Foto: Deptan.go.id
Penyuluh Pertanian

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuat menyemangati penyerapan gabah di tingkat petani dengan menjanjikan pengangkatan sebagai pegawai kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang mencapai target yang ditetapkan. Hal ini disampaikan dalam acara panen dan serap gabah petani di Lapangan Kompleks Pemkab Sukabumi di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (12/3).

‘’Ayo siapa yang berani mampu menyerap sebanyak 2.000 ton selama dua bulan,’’ ujar Amran Sulaiman kepada para PPL yang hadir dalam acara tersebut.

Pada kesempatan pertama, seorang PPL yang bernama Hendra Papilaya maju ke podium dan menyanggupi permintaan Menteri Amran. Di mana, nantinya tes pegawai bagi Hendra yakni bisa memenuhi target penyerapan sebanyak 2.000 ton gabah selama dua bulan.

Selain Hendra, ada sebanyak sepuluh orang PPL lain yang akhirnya maju untuk menjawab tantangan yang disampaikan Mentan. Mereka nantinya diminta untuk meningkatkan penyerapan gabah di tingkat petani. Namun, jika target tidak bisa dipenuhi maka pengangkatan PPL menjadi PNS akan menjadi yang terakhir.

Amran mengungkapkan, Kementan memang mengerahkan PPL untuk melakukan penyerapan gabah di tingkat petani. Hal ini dilakukan karena anjloknya harga gabah di tingkat petani pada musim panen raya Maret dan April. Menurut Amran, ada sekitar 50 ribu PPL di seluruh Indonesia yang dikerahkan untuk melakukan penyerapan gabah yang harganya berada di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). ‘’Kami menjamin gabah yang harganya dibawah HPP akan dibeli pemerintah,’’ ujar dia.

Baca juga: Mentan Pantau Penyerapan Beras 17 Daerah

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement