Selasa 10 Nov 2015 18:50 WIB

Hemat Anggaran, Kemenhub Kurangi Rombongan Perjalanan Dinas

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Nur Aini
Kantor Kementerian Perhubungan.
Foto: citizendaily.net
Kantor Kementerian Perhubungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan menyatakan akan berupaya melakukan penghematan pengeluaran kementerian, setelah ada imbauan dari Menteri Keuangan untuk lakukan efisiensi. Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi Mustofa Djuraid menjelaskan, penghematan yang akan dilakukan dari pos belanja operasional seperti perjalanan dinas dan penghematan skala harian.

"Kita upayakan pemanfaatan anggaran untuk operasional dan kegiatan rutin lebih efisien. Supaya tidak ada pemborosan termasuk untuk perjalanan dinas. Kita juga kurangi jumlah rombongan loh," kata Hadi di Jakarta, Selasa (10/11). 

Meski demikian, Hadi mengaku penghematan akan sulit dilakukan terhadap belanja modal yang sudah terlanjur kontrak pada tahun ini. Sehingga, penghematan akan fokus pada pengeluaran operasional. 

"Untuk belanja modal dan pembangunan hampir semua sudah kontrak jadi tidak mungkin kita kurangi. Namun soal perjalanan dinas, kita upayakan untuk efisiensi," katanya.

Dari upaya efisiensi ini, Hadi melanjutkan, Kementerian Perhubungan bisa menghemat lebih dari 10 persen dari total belanja kementerian untuk tahun ini. Meski, lanjutnya, perlu dilakukan perhitungan lebih rinci. 

"Nanti kami akan rapatkan soal ini. Tapi efisiensi ini kita upayakan," ujarnya.

Penerimaan negara dari pajak kurang dari target. Hal ini dikhawatirkan akan membuat APBN jebol lantaran pemerintah justru sedang gencar lakukan pembangunan infrastuktur. Sehingga, Kementerian Keuangan menginstruksikan kementerian untuk menghemat anggaran. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement