Sabtu 08 Aug 2015 11:16 WIB

APBNP Mangkrak di Daerah, Kemenko Ekonomi Ajukan Draf ke Presiden

Rep: C03/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Menko Perekonomian Sofyan Djalil menggelar acara halal bihalal atau ramah tamah di Gedung Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Menko Perekonomian Sofyan Djalil menggelar acara halal bihalal atau ramah tamah di Gedung Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalal mengatakan tengah mempersiapkan draf yang akan membahas soal dana Anggaran Pendapatan Negara Perubahan (APBN-P) 2015, yang mangkrak di perbankan daerah senilai  Rp 273,5 triliun.

"Mendagri sudah terjun ke daerah yang bermasalah, cari tahu sebabnya. Sebab itu penting ada Pepres, Inpres, PP yang sedang kami siapkan, Draf sudah oke," kata Sofyan Djalal di Jakarta, Jum'at (7/8) sore.

Rencananya pekan depan kata Sofyan Kementerian Bidang Ekonomi akan menggelar rapat bersama Presiden Joko Widodo untuk menandatangani draf tersebut. Ia berharap dengan adannya hal ini pejabat daerah bisa melahirkan kebijakan secepatnya dalam rangka percepatan penyerapan anggaran. Targetnya Pepres akan keluar per 17 Agustus 2015.

Memang menurutnya ada kehawatiran lambatnya pencairan anggaran disebabkan Pilkada. Dia melihat kecenderungan incumbent menahan pencairan hingga kampanye.

Selain itu, kata Sofyan akan ada  mekanisme reward and punishment. Sebab pemerintah pada 2016 akan mengalokasikan dana khusus Inpres untuk Daerah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement