Jumat 17 Apr 2015 18:22 WIB

Anindya: Meski Piala Dunia Berakhir, Rating VIVA Tetap Terjaga

Rep: c84/ Red: Satya Festiani
 Presiden Komisaris Viva Erick Tohir (kiri), dan Presiden Direktur Viva Anindya Novyan Bakrie saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Viva Media Asia Tbk (Viva), Jakarta, Jumat (17/4).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Presiden Komisaris Viva Erick Tohir (kiri), dan Presiden Direktur Viva Anindya Novyan Bakrie saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Viva Media Asia Tbk (Viva), Jakarta, Jumat (17/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), yang digelar Jumat (17/4) di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta, Direktur Utama VIVA Anindya N. Bakrie menjelaskan sepanjang 2014, VIVA berhasil memanjakan konsumen dengan konten-konten unggulannya dimana enam program talk show VIVA, berhasil masuk dalam daftar sepuluh program talk show yang paling banyak ditonton di Indonesia (berdasarkan Nielsen di 10 kota periode Jan 2014 - 8 April 2015 untuk TA 15+ ABC1), yakni Indonesia Lawyers Club sebagai nomor 1, disusul Negeri ½ Demokrasi, Meja Bundar, Gestur, Apa Kabar Indonesia Malam, Alfito, Apa Kabar Indonesia.

Selain itu, ia melanjutkan, program Breaking News tetap menjadi referensi utama bagi pemirsa dan bahkan berhasil meraih pangsa pemirsa tertinggi (#1) diantara 10 TV FTA untuk peristiwa penting seperti pemberitaan Pemilu Legislatif, Pilpres, pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa hasil Pilpres, penentuan Isbath awal Ramadhan dan tragedi jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 (Sumber: AGB Nielsen Media Research).

Masih menurut AGB Nielsen,lanjutnya, tvOne yang sejak awal mendominasi segmen berita dan terus melanjutkan dominasinya dibandingkan stasiun televisi berita lainnya di Indonesia. Program-program yang menjadi pemimpin di Prime-Time dan Non-Prime Time News yakni Prime Time News Program #1 dengan total audience mencapai 2,2 juta dan Non Prime Time News Program #1 dengan total audience 1,4 juta.

"Program-program yang ditayangkan ANTV dan tvOne telah menempatkan bisnis VIVA di level atas industri televisi nasional dengan lebih dari 70 persen merupakan program in-house. Sekalipun tayangan piala dunia berakhir, rating kami tetap terjaga dan menjadi trend setter program TV di Indonesia," ujar Anindya.

Anindya menambahkan, empat serial drama milik VIVA yakni, Mahabharata, Abad Kejayaan, Jodha Akbar dan Navya juga berhasil masuk dalam daftar sepuluh serial drama yang paling populer di Indonesia. Ia juga mengakatan, portal berita viva.co.id saat ini menjadi salah satu portal berita on-line unggulan di Indonesia. Selama tahun 2014 rata-rata page view bulanan mencapai 111 juta (sumber: Effective Measures).

 

Menghadapi kondisi industri yang sangat dinamis, Anindya mengatakan VIVA akan konsisten menjalankan Strategi Tiga Pilar yakni Micro-targeting, Low Cost High Impact dan Innovative Customer Experience (content distribution strategy) yang selama ini telah terbukti mampumempertahankan peningkatan kinerja Perseroan. Ia menegaskan, penerapan strategi inilah yang membuat VIVA berbeda dari yang lain dan tidak sekadar mengikuti pasar.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement