Jumat 17 Apr 2015 18:08 WIB

Laba bersih VIVA Naik 65 Persen

Rep: c84/ Red: Satya Festiani
 Presiden Komisaris Viva Erick Tohir (kiri), dan Presiden Direktur Viva Anindya Novyan Bakrie saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Viva Media Asia Tbk (Viva), Jakarta, Jumat (17/4).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Presiden Komisaris Viva Erick Tohir (kiri), dan Presiden Direktur Viva Anindya Novyan Bakrie saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Viva Media Asia Tbk (Viva), Jakarta, Jumat (17/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama di industri media, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Visi Media Asia Tbk (Kode Saham: VIVA), yang digelar Jumat (17/4) di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta, menetapkan bahwa seluruh laba bersih perseroan pada 2014 digunakan sebagai modal.

Direktur Utama VIVA Anindya N. Bakrie mengatakan hal ini diperlukan guna menjaga pertumbuhan pendapatan seiring performa bisnis unit yang solid.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari pemegang saham untuk terus memperkuat bisnis perusahaan dengan menambah modal perseroan. Kami percaya keputusan ini sangat strategis untuk memperkuat posisi dan bisnis VIVA dalam jangka panjang," ujarnya dalam Public Expose usai RUPST dan RUPSLB VIVA.

Anindya menambahkan, pada 2014 lalu, pendapatan VIVA tumbuh 34,5 persen menjadi Rp 2,25 triliun yang artinya dalam tiga tahun berturut-turut VIVA berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan di atas 25 persen. Sementara laba bersih pada 2014 sendiri naik 65 persen menjadi Rp 173 miliar dan EBITDA meningkat sebesar 32,3 persen menjadi Rp 865,7 miliar.

Anindya menjelaskan, selama 2014 banyak momentum penting yang berhasil mendorong bisnis unit VIVA tumbuh di atas rata-rata industri. Selain program event seperti piala dunia dan pemilu, program-program inhouse juga berhasil menempati rating tertinggi di prime time, lanjutnya.

"Pemilihan program yang tepat dan program-program in-house yang berkualitas telah menempatkan VIVA pada posisi tertingginya di tahun lalu. Kami percaya prestasi tersebut akan dapat dipertahankan dengan adanya dukungan penuh dari pemegang saham," terangnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement