Rabu 11 Mar 2026 17:45 WIB

Bahlil: Stok BBM Nasional Aman, Masyarakat Tak Perlu Panik

Pemerintah pastikan stok BBM tetap aman meski kapasitas tangki timbun terbatas.

Warga antre untuk mendapatkan BBM di SPBU wilayah Siborongborong, Tapanuli Utara, Ahad (7/12/2025). Belum normalnya pasokan BBM di sejumlah wilayah Tapanuli Utara membuat warga harus antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Antrean panjang kendaraan terlihat mengular di sejumlah wilayah Taput.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Warga antre untuk mendapatkan BBM di SPBU wilayah Siborongborong, Tapanuli Utara, Ahad (7/12/2025). Belum normalnya pasokan BBM di sejumlah wilayah Tapanuli Utara membuat warga harus antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Antrean panjang kendaraan terlihat mengular di sejumlah wilayah Taput.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan stok bahan bakar minyak (BBM) selalu tersedia di seluruh Tanah Air. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau panik dengan membeli komoditas tersebut secara berlebihan.

"Pasokan BBM nasional dalam kondisi aman karena produksi dan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai standar stok operasional yang telah ditetapkan pemerintah," jelas Menteri Bahlil, dikutip dari tayangan Podcast Bukan Abuleke Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga

Bahlil menjelaskan kapasitas tampung tangki timbun di dalam negeri memang terbatas.

"Dengan keterbatasan daya tampung tangki timbun BBM yang ada, kapasitas tampung kita itu tidak lebih dari 25 hari. Sementara stok yang tersedia kapasitasnya hingga 23 hari. Tetapi bukan berarti 23 hari ini habis dalam 23 hari. Bukan itu maksudnya. Itu daya tampungnya," jelasnya.

Menteri ESDM menegaskan lagi angka stok BBM yang setara dengan 23 hari itu bukan berarti persediaan tersebut akan habis dalam waktu 23 hari.

Angka itu hanya menunjukkan kapasitas stok yang tersimpan di tangki penyimpanan pada suatu waktu.

Untuk memperjelas cara kerja pasokan, Bahlil memberi perumpamaan sederhana. Stok BBM, kata dia, ibarat toren atau penampung air yang akan terisi ulang secara otomatis saat volumenya berkurang.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement