Senin 20 Jul 2026 18:38 WIB

Produksi Tembus 300 Ribu, Isuzu Karawang Plant Perkuat Posisi Indonesia Jadi Basis Manufaktur Global

Sejak 2019, kendaraan komersial produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Kiri ke kanan: Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Mahardi Tunggul; Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta; Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kris Sasono Ngudi Wibowo; Finance, Purchasing, and Business Support Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Hiroyuki Sugita; Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rian Erlangga; serta Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Reformasi Birokrasi Heru Kustanto saat penyerahan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada perayaan produksi ke-300.000 kendaraan di Isuzu Karawang Plant bertajuk
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
Kiri ke kanan: Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Mahardi Tunggul; Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta; Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kris Sasono Ngudi Wibowo; Finance, Purchasing, and Business Support Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Hiroyuki Sugita; Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rian Erlangga; serta Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Reformasi Birokrasi Heru Kustanto saat penyerahan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada perayaan produksi ke-300.000 kendaraan di Isuzu Karawang Plant bertajuk

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatatkan tonggak penting dengan menembus produksi 300 ribu unit kendaraan di Isuzu Karawang Plant, Karawang, Jawa Barat. Pencapaian yang diraih dalam satu dekade sejak pabrik beroperasi pada 2015 itu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur kendaraan komersial Isuzu di tingkat global.

President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Masayasu Hideshima mengatakan, pencapaian tersebut menjadi bukti berkembangnya Isuzu Karawang Plant sebagai fasilitas manufaktur berstandar dunia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi global Isuzu.

Baca Juga

"Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Sejak mulai beroperasi pada 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia," kata Hideshima di Karawang, Senin (20/7/2026).

Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pelanggan, pemerintah, pemasok, jaringan dealer, serta seluruh karyawan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Isuzu di Indonesia.

Saat ini, Isuzu Karawang Plant memproduksi Isuzu Traga, Isuzu ELF, Isuzu GIGA, serta kendaraan UD Trucks, yakni UD Quester dan UD Kuzer. Isuzu Traga menjadi model dengan volume produksi terbesar di fasilitas tersebut.

photo
President Director of PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Masayasu Hideshima saat memberikan sambutan dalam acara Produksi Ke 300.000 Isuzu Karawang Plant “Partner Terpercaya, Kini Hingga Nanti” di Isuzu Karawang Plant, Karawang, Senin, 20 Juli 2026 - (REPUBLIKA/Fitriyanto)

Sejalan dengan penguatan industri otomotif nasional, Isuzu juga terus meningkatkan penggunaan komponen lokal. Tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) Isuzu Traga kini mencapai 46,45 persen, disusul Isuzu GIGA 38,07 persen, dan Isuzu ELF 33,04 persen.

Peningkatan TKDN tersebut dinilai memberi dampak luas bagi industri nasional, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga mendorong transfer teknologi kepada vendor lokal agar mampu memenuhi standar kualitas global.

Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, Isuzu Karawang Plant juga menjadi basis ekspor kendaraan komersial. Sejak 2019, kendaraan komersial produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara, di antaranya Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.

Hideshima menegaskan Isuzu akan terus meningkatkan kualitas produksi, memperkuat daya saing manufaktur nasional, serta memperluas kontribusi ekspor melalui kendaraan yang sesuai kebutuhan pasar dan memenuhi regulasi emisi di berbagai negara.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor, menghadirkan kendaraan yang dibutuhkan Isuzu Partner, serta memenuhi berbagai regulasi yang berlaku di setiap negara," ujar Hideshima.

Berita Lainnya

Rekomendasi