Jumat 12 Apr 2024 06:00 WIB

Jalan Tol Baru Ini Cetak Lonjakan Pengguna Sampai 14 Persen

Pengguna Tol Bengkulu-Taba Pananjung didominasi oleh wisatawan.

Pintu gerbang Tol Bengkulu - Taba Penanjung.
Foto: ANTARA/Anggi Mayasari
Pintu gerbang Tol Bengkulu - Taba Penanjung.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU - PT Hutama Karya (HK) Perwakilan Bengkulu mencatat pengguna Tol Bengkulu-Taba Penanjung pada periode mudik Idul Fitri 1445 Hijriah atau 3 April hingga 10 April 2025 mengalami peningkatan hingga 14,13 persen dibandingkan dengan hari biasa.

"Terhitung sejak H-7 Idul Fitri 1445 Hijriah, total trafik kendaraan yang masuk ke Tol Bengkulu-Taba Penanjung sebanyak 12.173 kendaraan, jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal ada kenaikan sebesar 14,13 persen," kata Branch Manager Tol Bengkulu-Taba Penanjung Medya Gustian di Bengkulu, Kamis (11/4/2024).

Baca Juga

Untuk arus mudik yang memanfaatkan ruas Tol Bengkulu-Taba Penanjung paling banyak terjadi pada Senin (7/4) yang mencapai 1.710 kendaraan. Ia menyebutkan, pengguna Tol Bengkulu-Taba Pananjung didominasi oleh wisatawan yang ingin menikmati libur Idul Fitri 1445 Hijriah.

Sebab selama arus mudik Lebaran 2024 belum terlihat kendaraan dari luar Provinsi Bengkulu yang menggunakan ruas tol tersebut.

"Pengguna di Bengkulu yaitu wisatawan, sebab hingga saat ini belum banyak terlihat lalu lintas kendaraan dari luar kota atau Provinsi Bengkulu," ujar dia.

Meskipun demikian, pihaknya memprediksi jumlah pengguna tol di Bengkulu mengalami peningkatan khususnya pada H+3 dan H+4 Idul Fitri 1445 Hijriah.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di gerbang tol akibat pengendara yang kekurangan saldo, pihaknya menyiapkan jalur khusus serta menyiagakan sejumlah petugas untuk melakukan pengisian ulang saldo elektronik.

"Untuk menghindari terjadinya kemacetan di pintu gerbang tol maka satu jalur disiapkan khusus untuk pengguna jalan tol yang kekurangan saldo yaitu jalur paling kiri," kata Medya.

Oleh karena itu ia mengimbau pengendara yang mengalami kekurangan saldo untuk tidak berhenti di jalur tengah atau kanan karena dapat menimbulkan kemacetan.

Serta, bagi pengendara yang mengalami mogok di jalan tol maka pihaknya menyediakan mobil derek dengan kapasitas 18 ton dan 25 ton yang akan membawa hingga gerbang terdekat tanpa dikenakan biaya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement