Sabtu 23 Mar 2024 20:25 WIB

Pencapaian Keberlanjutan: PTBA Terima Sertifikasi ISO 50001:2018 untuk Manajemen Energi

PTBA mengaku terus konsisten menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan

PT Bukit Asam (PTBA), perusahaan menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi Sertifikasi ISO tersebut diserahkan oleh badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia. Penyerahan sertifikasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT TUV SUD Indonesia, Yuan Handayana kepada Direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail di Jakarta, Jumat (15/3/2024).
Foto: dok MIND ID
PT Bukit Asam (PTBA), perusahaan menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi Sertifikasi ISO tersebut diserahkan oleh badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia. Penyerahan sertifikasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT TUV SUD Indonesia, Yuan Handayana kepada Direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail di Jakarta, Jumat (15/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID atau Mineral Industry Indonesia berkomitmen penuh dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

Melalui anggotanya, PT Bukit Asam (PTBA), perusahaan menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi Sertifikasi ISO tersebut diserahkan oleh badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia. Penyerahan sertifikasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT TUV SUD Indonesia, Yuan Handayana kepada Direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail di Jakarta, Jumat (15/3/2024).

PTBA diakui telah memenuhi standar dalam mengelola penggunaan energi dan mengukur kinerja energi secara berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf menyambut baik pencapaian sertifikasi ISO untuk sistem manajemen energi ini. 

Dia mengatakan, penggunaan energi yang efektif dan efisien sudah menjadi fokus Grup MIND ID sejak awal pendirian. “Dengan adanya penerapan ISO di perusahaan, tentunya bagi MIND ID hal ini akan menjadi investasi berharga di masa yang akan datang. Grup MIND ID akan terus berkomitmen secara konsisten dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif yang berfokus terhadap pengelolaan energi secara efektif guna terus mendukung keberlanjutan,” kata Heri.

Di samping itu, Arsal Ismail menegaskan bahwa sertifikasi ISO ini merupakan bukti komitmen kuat Perusahaan dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

PTBA memiliki visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Oleh karena itu, perseroan sangat memperhatikan efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam kegiatan operasional. 

"Sertifikasi ISO ini merupakan pengakuan terhadap komitmen kami pada keberlanjutan lingkungan," katanya.

Arsal menjelaskan, PTBA telah melaksanakan sejumlah program untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi, sesuai dengan roadmap manajemen karbon PTBA hingga 2060.

Di antaranya, perseroan proaktif mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi elektrik. 

Beberapa alat berbasis listrik yang telah digunakan PTBA di antaranya Ekskavator Listrik berjenis Shovel PC-3000, Dump Truck sekelas 100 Ton hybrid (Diesel dan Listrik), dan Pompa Tambang berbasis Listrik.

Selain itu, PTBA juga telah mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung Enim. Perusahaan juga menerapkan E-Mining Reporting System, yaitu sistem pelaporan produksi secara real time dan daring sehingga mampu meminimalkan pemantauan konvensional yang menggunakan bahan bakar.

Kemudian melalui Program Eco Inovasi, PTBA menghasilkan efisiensi energi sebesar 380.697 GJ per tahun dan penurunan emisi 95.383 ton CO2e per tahun.

"PTBA akan terus konsisten menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan, salah satunya melalui implementasi sistem manajemen energi yang baik, agar dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, kepatuhan, serta memberikan dampak positif untuk lingkungan," pungkasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement