Senin 12 Feb 2024 18:33 WIB

Tumbuh Double Digit, Pendapatan XL Axiata Naik 11 Persen

Laba bersih XL Axiata sebesar Rp 1,28 triliun atau naik 15 persen secara tahunan.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (9/10/2023).
Foto: Republika/ Iit Septyaningsih
Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (9/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih kinerja yang solid sepanjang 2023. Pendapatan XL Axiata naik hingga 11 persen dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 32,34 triliun. 

"Kami berhasil melalui 2023 yang tidak mudah dengan kinerja yang sangat menggembirakan dengan pertumbuhan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih mencapai double digit," kata Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini dalam pernyataan tertulisnya, Senin (12/2/2024). 

Baca Juga

XL Axiata mampu meningkatkan EBITDA sebesar 12 persen secara tahunan menjadi Rp 15,89 triliun dan EBITDA margin juga meningkat menjadi 49,1 persen. Selain itu juga laba bersih sebesar Rp 1,28 triliun atau naik 15 persen secara tahunan. 

Keberhasilan tersebut ditopang oleh trafik data yang naik 21 persen secara tahunan menjadi 9.638 Petabytes. Dian mengatakan hal itu mendorong kontribusi layanan data dan digital menjadi sebesar 91 persen dari total pendapatan bersama dengan basis pelanggan yang berkualitas sebanyak 57,5 juta.

 

"Peningkatan sarana digital, kualitas infrastruktur jaringan, serta adopsi teknologi yang relevan di semua lini bisnis telah mampu meningkatkan kualitas layanan dan mampu mendorong peningkatan trafik data yang berkontribusi pada peningkatan ARPU menjadi Rp 43 ribu," jelas Dian. 

Dian menambahkan, keberhasilan kinerja di sepanjang 2023 juga tidak terlepas dengan upaya perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi di semua lini bisnis secara cermat. Salah satunya, efisiensi pada pengeluaran untuk keperluan penjualan dan pemasaran yang mampu ditekan hingga enam persen. 

"Secara keseluruhan, kenaikan OPEX mampu dikendalikan hingga lebih rendah daripada pertumbuhan pendapatan," ucap Dian. 

Dian mengungkapkan, penurunn beban penjualan dan pemasaran didorong oleh peningkatan penggunaan sarana digital aplikasi MyXL dan AXISnet. Hingga akhir 2023, kedua aplikasi tersebut memiliki total pengguna aktif per bulannya hingga sebanyak 29 juta. 

"Peningkatan jumlah pengguna aktif per bulan myXL dan AXISnet ini hampir dua kali dalam periode dua tahun terakhir," kata Dian. 

Meningkatnya penggunaan MyXL dan AXISnet menunjukkan kedua aplikasi tersebut mampu meningkatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Selain itu juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan, preferensi serta perilaku pelanggan. Hal ini membuat XL Axiata mampu memberikan penawaran yang tepat kepada pelanggan yang tepat, pada waktu yang tepat pula secara lebih efektif.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement