Sabtu 10 Feb 2024 21:30 WIB

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Triwulan I 2024 Dimulai, KPM Beri Apresiasi

Pos Indonesia langsung bergerak cepat usai mendapat kepercayaan dari pemerintah

Salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM) bansos dan sembako berkoordinasi dengan petugas Pos Indonesia, Sabtu (10/2)  di Jakarta.
Foto: Pos Indonesia
Salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM) bansos dan sembako berkoordinasi dengan petugas Pos Indonesia, Sabtu (10/2) di Jakarta.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan sembako triwulan I 2024 telah dimulai. PT Pos Indonesia (Persero) ditunjuk oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk menyalurkan bantuan program tersebut.

Baca Juga

Para keluarga penerima manfaat (KPM) bansos PKH dan sembako dari pemerintah ini mengapresiasi hal tersebut. "Cukup cepat dan bagus pelayanan dari PT Pos yang menyalurkan bansos tersebut," kata salah satu KPM bernama Manto Pelani, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (10/2) di Jakarta.

Pos Indo langsung bergerak cepat usai mendapat kepercayaan kembali dari pemerintah untuk membagikan bansos PKH dan Sembako pada tahun ini. Bahkan, sejumlah warga atau keluarga penerima manfaat (KPM) sudah menerima bantuan tersebut.

Manto merupakan salah satu warga yang mendapat bansos PKH dan Sembako tahun ini. Pria yang berprofesi sebagai pedagang  itu mendapat bantuan nominal sebesar Rp200 ribu dari program bantuan tersebut.

Manto bersyukur bisa mendapat bantuan tersebut. Meski jumlahnya belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari karena harga barang yang tinggi saat ini, Manto senang karena bantuan tersebut sangat membantu untuk membeli beras.

"Dapat bantuannya Rp200 ribu. Dibilang cukup, insya Allah, cukup. Paling cukup buat beli beras saja," ucap Manto.

Manto pun bercerita mengetahui dirinya mendapat bantuan ini dari ketua RT. Ia mendapat undangan dan diminta datang ke Kantor Pos untuk mengambil bantuan.

Saat datang ke Kantor Pos, Manto mengikuti proses pengambilan bantuan. Menurutnya, prosesnya mudah. Ia hanya diminta menunjukkan surat undangan, KTP, dan KK untuk bisa mengambil bantuan tersebut. 

Manto pun berharap program bantuan ini bisa berlanjut. Ia juga meminta jumlah nominal bantuannya bisa ditambah.

"Harapan saya ke depannya kalau bisa jumlah bantuannya lebih besar lagi. Karena uang sebesar Rp200 ribu ini kalau kita paksain cukup. Tapi kalau bisa ke depannya ditambah jumlahnya," tuturnya.

Ungkapan bahagia juga dilontarkan KPM lainnya bernama Indah Suprati. Wanita tuna netra tersebut bersyukur bisa mendapat bansos PKH dan Sembako pada awal tahun ini. Biasanya Penyaluran Bansos PKH dan Sembako ke Indah diberikan secara door to door tapi kali ini Indah ingin sekali ke kantor pos. "Alhamdulillah, saya mendapat bantuan hari ini," kata Indah.

Indah mengaku informasi bantuan ini dari adik iparnya. Indah diberi tahu telah masuk dalam daftar penerima bansos dan diminta untuk mengambil di Kantor Pos.

"Saya sebenarnya enggak tahu informasinya. Informasi ini diberi tahu sama Pak RT kepada adik ipar saya. Saya kemudian diberi tahu adik ipar bahwa saya mendapat bansos, biasanya saya dirumah saja tapi sekarang saya mau  datang ke Kantor Pos pingin keluar jalan," kata Indah.

"Jadwal pengambilannya dari pagi sampai sore. Akhirnya, saya datang ke Kantor Pos senang bisa kesini jalan," lanjutnya.

Menurut Indah, bantuan sebesar Rp600 ribu yang diterimanya sangat bermanfaat. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dapatnya Rp600 ribu. InsyaAllah, kalau memang enggak terpakai, saya mau bayar belanja makan sama buat makan sehari-hari," jelas Indah.

"Saya sudah enggak ada yang cari uang. Anak saya kerja di bengkel, sekarang sudah berhenti. Saya sudah dua hari enggak masak. Hari ini, alhamdulillah dapat uang," tambahnya.

Indah pun bercerita bahwa proses mengambil bantuannya pun mudah. Syaratnya, hanya membawa KK dan KTP.

Selain itu, Indah juga senang melihat pelayanan yang diberikan para petugas Kantor Pos saat membagikan bantuan. Bukan hanya sekadar memberikan bantuan, Indah juga dibantu untuk berjalan ketika mengikuti proses pengambilan bantuan.

Manfaat bansos PKH dan Sembako ini juga dirasakan KPM Sri Prastiati. Ia mengaku bantuan ini sangat membantunya untuk memenuhi kebutuhan sehar-harinya, terutama untuk makan. "Alhamdulillah, cukup untuk membantu memenuhi makan sehari-hari," kata Sri.

Sri mengaku baru pertama kali mendapat bantuan dari pemerintah. Ia pun berharap bisa terus mendapat bantuan tersebut.

"Harapan saya bisa terus mendapat bantuan, tiga bulan sekali. Saya kan rakyat kecil, susah. Kalau dapat bantuan, alhamdulillah," ujarnya.

 

sumber : Pos Indonesia
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement