Rabu 07 Feb 2024 10:13 WIB

IHSG Menguat Jelang Libur Panjang Perdagangan Saham

IHSG dibuka menguat 17,57 poin atau 0,24 persen ke posisi 7.264,98.

Pekerja berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Foto: Republika/Prayogi
Pekerja berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/2/2024) berpotensi melanjutkan penguatan menjelang libur panjang perdagangan bursa mulai 8 sampai 11 Februari 2024. IHSG dibuka menguat 17,57 poin atau 0,24 persen ke posisi 7.264,98. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,85 poin atau 0,39 persen ke posisi 984,47.

“IHSG akan mengakhiri perdagangan pada hari ini sebelum libur panjang Isra Mi'raj dan Hari Raya Imlek. Pelaku pasar kemungkinan akan menumpuk transaksi pada hari ini. IHSG berpeluang menguat terbatas,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (7/2/2024).

Baca Juga

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) pada Rabu (7/2/2024) ini akan mengumumkan data cadangan devisa (cadev) untuk Januari 2024, di mana cadev Indonesia pada Desember 2023 lalu tercatat melonjak.

Selain itu, masa kampanye Pemilihan Presiden (pilpres) akan berakhir pada Ahad (10/2) pekan ini, sebelum masa tenang pada 11 sampai 13 Februari 2024.

 

Dengan masa kampanye yang tersisa, maka pemberitaan mengenai kampanye atau terkait isu politik diperkirakan akan semakin memanas, yang bisa berdampak terhadap pergerakan saham, terutama jika investor asing mulai khawatir sehingga bisa terjadi outflow.

Dari mancanegara, hari ini akan rilis data neraca dagang AS dan perkembangan ekspor dan impor-nya. Pada Kamis (8/2), China juga akan mengumumkan laju Inflasi untuk Januari 2024, yang diperkirakan akan terjadi deflasi sebesar minus 0,5 persen.

Sementara itu, bursa saham AS Wall Street kompak ditutup menguat ditopang oleh impresifnya kinerja keuangan perusahaan, sehingga meredam sentimen negatif dari bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang mengisyaratkan pemangkasan suku bunga masih jauh.

Indeks Dow Jones menguat 0,37 persen atau 141,24 poin ke 38.521,36. Indeks Nasdaq menanjak 0,07 persen atau 11,32 poin ke 15.609 sementara indeks S&P 500 naik 0,23 persen atau 11,42 poin ke 4.954,23.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 60,59 poin atau 0,17 persen ke 36,100,20, indeks Hang Seng menguat 254,37 poin atau 1,58 persen ke 16.391,24, indeks Shanghai menguat 17,52 poin atau 0,63 persen ke 2.807,01, dan indeks Straits Times menguat 36,68 poin atau 1,17 persen ke 3.162,36.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement