Rabu 03 Jan 2024 07:21 WIB

Arus Balik Nataru, Lebih dari 43 Ribu Orang Tinggalkan Bali menuju Jawa

Total seluruh kendaraan tercatat 6.117 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Foto udara antrean kendaraan memasuki kapal penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (1/1/2024). Arus balik libur Tahun Baru 2024 dari Bali menuju Jawa pada sore hari terpantau mulai padat.
Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Foto udara antrean kendaraan memasuki kapal penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (1/1/2024). Arus balik libur Tahun Baru 2024 dari Bali menuju Jawa pada sore hari terpantau mulai padat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024 dari Bali menuju Pulau Jawa terjadi pada Senin (1/1/2024). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat pada periode tersebut, trafik kendaraan yang kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk terpantau volume kendaraam ramai dan mengalir. 

"Puncak arus balik di Pelabuhan Gilimanuk berlangsung sejak Senin (1/1/2024) siang hingga Selasa (2/1/2023) dini hari. Terpantau kendaraan kecil, dan bus yang bergerak dari Bali menuju Jawa mulai memadati area pelabuhan, sehingga sempat terjadi antrean,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (2/1/2024). 

Meskipun begitu, dia memastikan ASDP telah mengantisipasi dengan melakukan percepatan atas layanan bongkar muat. Dengan begitu, Shelvy memastikan antrean segera diatasi dalam waktu singkat.

Apalagi, lanjut Shelvy, dengan dioperasikannya dermaga IV moveable bridge di Pelabuhan Gilimanuk dapat melayani kapal berukuran besar maka pelayanan pengangkutan kendaraan dan penumpang lebih optimal. "Jika dalam kondisi normal di lintasan Gilimanuk-Ketapang jumlah armada roda empat yang menyeberang rata-rata dua ribu hingga tiga tibu unit per 24 jam. Kemarin, sudah mencapai sembilan ribu unit kendaraan yang ramai mengalir dari siang hingga dini hari," ungkap Shelvy. 

Data Posko Gilimanuk 24 jam pada H+7 realisasi total penumpang mencapai 43.836 orang atau naik 20 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 36.561 orang. Lalu, total seluruh kendaraan tercatat 9.006 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa pada H+7 atau naik 24 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.281 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mulai dari H-7 hingga H+7 tercatat 428.779 orang atau naik 21 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 355.127 orang. Lau untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 110.238 unit atau naik 26 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 87.479 unit.

Sebaliknya, data Posko Ketapang selama 24 jam periode 1 Januari 2024 pukul 08.00 WIB hingga 2 Januari 2024 pukul 08.00 WIB, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 35 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang mencapai 22.039 orang atau naik 53 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.385 orang. 

“Total seluruh kendaraan tercatat 6.117 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada atau naik 61 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.796 unit,” ungkap Shevy. 

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mulai dari H-7 hingga H+7 tercatat 424.765 orang atau naik 24 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 343.014 orang.Au untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 102.089 unit atau naik  24 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 82.038 unit.

Sementara itu, trafik penumpang dan kendaraan dari Pulau Sumatera menuju Jawa terpantau mengalami peningkatan pada Senin (1/1/2023. “Dari lintas Bakauheni-Merak kami analisis juga kemarin merupakan puncak arus balik. Apalagi, masyarakat juga banyak yang mengejar untuk pulang mengingat waktu libur Natal dan Tahun Baru 2024 akan berakhir dan kembali beraktivitas pada Selasa (2/1/2023) atau Rabu (3/1/2023),” tutur Shelvy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement