Jumat 01 Dec 2023 18:55 WIB

Tinggalkan Bulog, Buwas akan Kawal Tren Kinerja Positif Semen Indonesia

Buwas mendapatkan tanggung jawab baru sebagai Komut PT Semen Indonesia.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Mantan direktur utama Perum Bulog Budi Waseso.
Foto: Republika/ Febrian Fachri
Mantan direktur utama Perum Bulog Budi Waseso.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Budi Waseso (Buwas) mendapatkan tanggung jawab baru sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia (SIG). Dengan keputusan tersebut, Buwas praktis tak lagi menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan penunjukan Buwas sebagai Komut SIG tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2023 di Jakarta pada Jumat (1/12/2023). Vita mengatakan, Buwas yang menggantikan Rudiantara akan mengawal fokus SIG dalam menjalankan inisiatif-inisiatif strategis untuk peningkatan kinerja.

Baca Juga

"Hal ini agar dapat terus memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan khususnya para pemegang saham, serta mencapai operational excellence dan target-target keberlanjutan," ujar Vita.

Vita menjelaskan inisiatif-inisiatif strategis tersebut meliputi dekarbonisasi melalui instalasi solar panel di unit-unit operasional dan pemanfaatan RDF atau refuse-derived fuel sebagai bahan bakar alternatif di pabrik semen, optimalisasi pasar ekspor dan mempertahankan kepemimpinan dalam proyek strategis nasional, modernisasi ekosistem retail, dan penerapan plant optimizer dan cargo consolidator untuk efisiensi biaya produksi dan distribusi.

 

Untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah kondisi pasar semen yang masih mengalami oversupply dan persaingan yang ketat, Vita menyebut, SIG berkomitmen mempertahankan kepemimpinan pasar melalui optimalisasi pasar, fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang ekstensif.

"SIG siap memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan dengan solusi produk dan layanan inovatif dan ramah lingkungan," kata Vita.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement