Sabtu 28 Oct 2023 01:30 WIB

97 Persen Transaksi CIMB Niaga Sudah Tinggalkan Kantor Cabang

CIMB Niaga melaporkan laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp 6,3 triliun.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ahmad Fikri Noor
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan.
Foto: Republika/Prayogi
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CIMB Niaga terus mengembangkan berbagai produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Per 30 September 2023, 97 persen dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan branchless banking seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, Automated Teller Machines (ATM), dan OCTO Pay (mobile wallet).

"OCTO Mobile mempelopori tren digitalisasi dan menyediakan berbagai kemudahan perbankan mulai dari penyediaan transaksi yang lengkap, pilihan investasi dan pinjaman hingga menunjang kebutuhan gaya hidup, seperti pembelian tiket pesawat," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan, Jumat (27/10/2023).

Baca Juga

Sementara, OCTO Clicks difokuskan untuk melayani nasabah yang sering melakukan transaksi dalam jumlah besar dan beragam, termasuk transfer, pembayaran tagihan, pembelian dan top-up. Fitur-fitur seperti financial check-up dan lifestyle, termasuk pemesanan pesawat, hotel serta voucher melengkapi rangkaian solusi yang tersedia. Selain itu, CNAF juga telah mengembangkan aplikasi digital CNAF Mobile yang memudahkan calon nasabah dalam mengajukan pembiayaan melalui ponselnya.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 411 cabang dan jaringan termasuk 36 digital lounge. Per 30 September 2023, jaringan bank secara nasional didukung oleh 3.952 ATM dan 469.790 electronic data capture.

 

Pada hari ini, CIMB Niaga juga melaporkan perolehan laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp 6,3 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2023 . Angka ini naik sebesar 25,8 persen (yoy).

CIMB Niaga juga meraih return on equity (ROE) sebesar 15,4 persen dalam 9 bulan atau naik dari 12,9 persen. Pencapaian dari kinerja keuangan ini mencerminkan sikap proaktif atas prinsip kehati-hatian dalam menjaga kualitas aset yang diterapkan berjalan efektif. NPL bruto membaik menjadi 2,4 persen dari 3,6 persen pada 9 bulan 2023. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement