Selasa 17 Oct 2023 21:05 WIB

Tren Pembelian Mobil dan Sepeda Motor Meningkat Pascapandemi Covid-19

Pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid tercatat 481 unit atau senilai Rp 114 miliar.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Lida Puspaningtyas
Sejumlah mobil listrik untuk kendaraan tamu negara diparkir di area Sentral Parkir ITDC Nusa Dua, Badung, Bali, Ahad (8/10/2023). Sebanyak 430 unit mobil listrik disiapkan untuk transportasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 di Nusa Dua, Bali pada 10-11 Oktober 2023.
Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Sejumlah mobil listrik untuk kendaraan tamu negara diparkir di area Sentral Parkir ITDC Nusa Dua, Badung, Bali, Ahad (8/10/2023). Sebanyak 430 unit mobil listrik disiapkan untuk transportasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 di Nusa Dua, Bali pada 10-11 Oktober 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Tren pembelian mobil dan sepeda motor menggunakan kredit perbankan secara nasional termasuk di Jawa Barat meningkat pascapandemi Covid-19. Kenaikan signifikan terlihat mulai dari angka lima persen hingga tujuh persen.

Marketing SEVP Mandiri Utama Finance (MUF) Yanto Tjia mengatakan tren pembelian sepeda motor dan mobil melalui kredit perbankan mengalami kenaikan. Hal itu ditunjang oleh kemudahan memperoleh layanan kredit tersebut.

Baca Juga

“Tahun lalu sampai Desember ada permintaan mobil sekitar 1,05 juta sedangkan untuk tahun ini bisa mencapai 1,1 juta. Motor itu permintaan 5,3 juta, tahun lalu dan 2023 diprediksi bisa mencapai 5,8 juta,” ucap dia saat acara MUF Auto Fest 2023 di Bandung, Selasa (17/10/2023).

Yanto mengatakan kenaikan persentase tren pembelian sepeda motor dan mobil diprediksi akan semakin meningkat hingga akhir tahun. Ia mengatakan kredit perbankan untuk pembelian mobil atau sepeda motor listrik pun dilakukan termasuk hybrid.

“Sepanjang Januari-September 2023 kami berhasil menyalurkan pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid sebanyak 481 unit atau senilai Rp 114 miliar,” ungkap dia.

Ia mengatakan kredit pembiayaan kendaraan dapat digunakan untuk 10 merek kendaraan dengan semua segmen kendaraan. Pameran yang digelar memberikan pilihan kredit otomotif untuk masyarakat Jawa Barat.

Yanto menjelaskan, Jawa Barat menjadi salah satu potensi pasar terbesar bagi Mandiri Utama Finance. Dengan pameran ini diharapkan banyak masyarakat yang tertarik pada layanan pembiayaan untuk kendaraan bermotor konvensional mau pun syariah.

“Kami mengundang mahasiswa untuk edukasi keuangan kepada segmen mahasiswa, generasi milenial dan juga gen Z. Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement