Selasa 26 Sep 2023 18:21 WIB

Otorita Pastikan Seluruh Jaringan Kabel IKN Ditanam di Tanah

Penataan kabel-kabel di IKN tengah dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ahmad Fikri Noor
Presiden Jokowi saat meninjau progres pembangunan dan memasang bilah pertama Garuda di Kantor Presiden IKN, Jumat (22/9/2023).
Foto: Muchlis Jr/ Biro Pers Sekretaria
Presiden Jokowi saat meninjau progres pembangunan dan memasang bilah pertama Garuda di Kantor Presiden IKN, Jumat (22/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan sistem jaringan utilitas kabel yang tengah dibangun seluruhnya menggunakan sistem bawah tanah. Sistem tersebut akan jauh lebih aman bagi masyarakat dibanding kondisi Jakarta saat ini yang bahkan telah memakan korban jiwa. 

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono menuturkan, kabel-kabel di IKN ditata inovasi infrastruktur Sarana Jaringan Utilitas Terpadu atau multi-utility tunnel (MUT). 

Baca Juga

Dengan sistem tersebut kabel-kabel baik instalasi listrik maupun jaringan lainnya akan tetap aman. Sementara pengendara lalu lintas juga tak perlu khawatir karena bebas dari kabel yang berseliweran. 

“Semua utilitas akan masuk ke bawah. Kabel listrik. Fiber optik, semuanya ditaruh di dalam. Jadi tidak akan ada orang kecelakaan karena kabel di atas,” kata Bambang di Jakarta, Selasa (26/9/2023). 

 

Saat ini, penataan kabel-kabel di IKN tengah dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN. Satgas juga akan memastikan seluruh detail pembangunan kota akan diawasi sesuai perencanaan. 

Terpisah, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga, mengatakan, MUT dibangun di bawah jalan utama dan dibagi menjadi tiga kompartemen. Pembangunan MUT di IKN ini juga disatukan dengan saluran drainase jalan. Setiap bagian kompartemen MUT tersebut memiliki tinggi sekitar 2,2 meter dan dapat dimasuki oleh dua orang dewasa.

Dengan demikian, pembangunan MUT di IKN Nusantara bisa ditiru oleh kota-kota lainnya, karena jaringan kabel dan perpipaan bisa dipindahkan ke infrastruktur utilitas tersebut. Selain jaringan kabel dan perpipaan, MUT tersebut juga dilengkapi dengan jaringan gas.

"Intinya adalah bagaimana menjamin agar utilitas menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat seperti tidak ada lagi pengendara motor yang terjerat kabel," kata Danis.

Hal tersebut, kata Danis, tentunya menjadi standar pembangunan, karena tidak ada lagi pemasangan kabel di udara untuk IKN Nusantara atau tumpukan pipa di bawah tanah secara tidak rapih. MUT merupakan salah satu inovasi yang dibangun pemerintah untuk mewujudkan IKN sebagai kota modern.

Ia menambahkan sistem MUT juga merupakan investasi jangka panjang yang dapat memberikan kesempatan dalam melakukan penataan kota menjadi efektif dan efisien. Pembangunan MUT merupakan kebijakan pemerintah untuk membuat kegiatan di IKN lebih baik dan diharapkan bisa diikuti oleh kota-kota lainnya di Indonesia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement