Selasa 26 Sep 2023 18:10 WIB

Wajah Baru ATM BUMN, Erick Dorong Akses Layanan Keuangan yang Inklusif

Jangkauan ATM Link bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Menteri BUMN Erick Thohir.
Foto: Republika/ N Dessy Suciati Saput
Menteri BUMN Erick Thohir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian BUMN bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) menggelar pembukaan praresmi integrasi dan wajah baru ATM Link di Pos Bloc, Jakarta, Selasa (26/9/2023). Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan integrasi ini bentuk langkah strategis untuk memposisikan Indonesia menjadi digital nation yang siap menghadapi berbagai tren inovasi digital.

"Saya mendapat laporan dari 90 ribu ATM, 53 ribu ATM itu adalah Link, artinya Link ini dominan, tinggal bagaimana sistem Link ini bisa terus dikembangkan," ujar Erick dalam pembukaan praresmi integrasi dan wajah baru ATM Link di Pos Bloc, Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Baca Juga

Erick menilai integrasi tak hanya dilakukan untuk produk BUMN, melainkan juga produk-produk dari pihak lain. Pasalnya, Erick menyebut luasnya jangkauan ATM Link bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Selain efisiensi yang dilakukan di BUMN karena digitalisasi, Erick ingin BUMN terus mendorong pelayanan masyarakat sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi. Salah satu contohnya adalah BNI Xpora, suatu solusi digital yang dikembangkan BNI untuk para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ingin meningkatkan kapasitas bisnis.

“Contoh di BNI ada program yang namanya BNI Xpora artinya kalau Link bisa dipakai akses untuk mendorong penjelasan Xpora atau bisa melakukan transaksi melalui Link, ini bisa menjadi percepatan," lanjut Erick. 

Selain itu, Erick berharap ATM Link ini juga dapat dimanfaatkan bagi para pekerja migran di luar negeri, dapat diakses dari UMKM, KUR, dan membeli rumah milenial yang mana Link ini bisa menjadi salah satu tools untuk memenuhi berbagai kebutuhan tersebut.

Erick mengapresiasi integrasi hari ini sebagai suatu terobosan terhadap percepatan program digitalisasi. Program integrasi Link tersebut telah berjalan selama dua tahun sejak diluncurkan pada 2021.

"Dua tahun ini merupakan percepatan yang luar biasa. Saya harap ini menjadi akses yang mempermudah, mendorong program-program yang ada untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucap Erick. 

Erick mengatakan infrastruktur pembayaran yang memfasilitasi perkembangan teknologi adalah langkah strategis untuk memposisikan Indonesia sebagai digital nation yang siap menghadapi berbagai tren inovasi digital. Meski begitu, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai masih cukup tinggi setiap tahunnya.

Erick ingin mempertegas signifikansi keberadaan jaringan mesin ATM dan CRM (Mesin Setor Tarik) dalam mendukung kelancaran transaksi keuangan. Dalam menjawab tantangan tersebut, Erick mendorong Himbara melakukan inovasi dengan mengintegrasikan secara bertahap seluruh mesin ATM dan CRM di bawah pengelolaan Jalin. 

"Hal ini bertujuan untuk menyatukan empat layanan bank menjadi satu layanan yang terpadu (Link). Dengan demikian, manfaat perluasan jaringan ATM Link ke depan dapat mendukung penyebaran ATM Link secara merata dari seluruh provinsi sampai ke tingkat kabupaten/kota," kata Erick. 

Dalam acara tersebut, Kementerian BUMN, Himbara, dan Jalin juga memperkenalkan tampilan baru ATM Link dengan tujuan memperkuat posisi mereknya, sehingga ATM Link dapat memberikan kesan yang lebih segar dan berbeda kepada masyarakat Indonesia. Melalui wajah baru ini, juga mencerminkan sebuah komitmen untuk meningkatkan pengalaman berinteraksi dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Konsolidasi ATM Himbara menyampaikan, langkah ini merupakan upaya untuk meningkatkan sinergi shared service BUMN perbankan dengan mengintegrasikan kemampuan serta sumber daya yang dimiliki. Komitmen ini dirancang dan diimplementasikan untuk memastikan bahwa seluruh nasabah Himbara dapat nilai tambah yang lebih baik. 

Saat ini, ucap Sulis, jaringan ATM Link mengoperasikan lebih dari 50 ribu unit ATM milik Himbara yang sekaligus menjadikannya sebagai jaringan terbesar yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Ke depan, dengan adanya integrasi dan pembaruan tampilan ATM Link ini, para nasabah dapat memiliki pengalaman yang sama saat bertransaksi di jaringan Link manapun tanpa adanya perubahan fitur dan tarif layanan," kata Sulis.

Direktur Utama Jalin Ario Tejo Bayu Aji mengatakan Jalin sebagai perusahaan penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran terdepan berperan dalam melakukan integrasi di seluruh ATM Link secara bertahap. Ario menyampaikan apresiasi pada Kementerian BUMN serta Himbara karena telah mempercayakan amanah tersebut kepada Jalin.

"Kami sangat bangga dapat mendukung integrasi dan pembaruan tampilan pada ATM Link secara bertahap," kata Ario.

Ario menyebut layanan keuangan yang inklusif serta efisien adalah komitmen Himbara dan Jalin dalam mendukung Kementerian BUMN sebagai agen penciptaan nilai dan pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement