Jumat 22 Sep 2023 14:17 WIB

United Tractors Rampungkan Akuisisi Perusahaan Nikel Australia

Total nilai akuisisi ini 942,7 juta dolar Australia atau setara Rp 9,39 triliun.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Fuji Pratiwi
PT United Tractors Tbk
Foto: Facebook PT United Tractors Tbk
PT United Tractors Tbk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT United Tractors Tbk. (UNTR) menyelesaikan proses akuisisi perusahaan nikel asal Australia Nickel Industries Limited. Akuisisi dilakukan melalui anak usaha perseroan yaitu PT Danusa Tambang Nusantara (DTN).

"DTN telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengambilan Bagian (Subscription Agreement) dengan Nickel Industries Limited," kata Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K Loebis dalam keterbukaan informasi, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga

Berdasarkan perjanjian tersebut, Nickel Industries Limited akan mengeluarkan sebanyak 857 juta saham biasa baru. Jumlah tersebut setara dengan 19,99 persen dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited kepada DTN.

Untuk setiap saham yang dilepas kepada DTN dihargai sebesar 1,10 dolar Australia per lembar. Adapun total nilai keseluruhan akuisisi sebesar 942,7 juta dolar Australia atau setara Rp 9,39 triliun.

Menurut Sara, seluruh persyaratan pendahuluan (conditions precedent) dalam Perjanjian Pengambilan Bagian telah terpenuhi oleh masing-masing pihak. DTN juga telah menyelesaikan pembayaran kepada Nickel Industries Limited.

"Dengan demikian, terhitung sejak 21 September 2023, DTN telah menjadi pemegang saham di Nickel Industries Limited dengan kepemilikan sebanyak 857 juta saham biasa baru atau setara dengan 19,99 persen dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited," ujar Sara.

Akuisisi saham perusahaan nikel ini merupakan bagian dari komitmen perseroan mengurangi ketergantungan terhadap komoditas batu bara. UNTR diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bisnis baru dalam waktu tujuh sampai delapan tahun ke depan.

Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini akan mengembangkan aset di sektor tambang mineral seperti emas, nikel, bauksit, dan aluminimum baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. UNTR saat ini aktif melakukan uji tuntas untuk memperbesar portfolio tambang mineral.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement