Ahad 16 Jul 2023 07:51 WIB

PUPR Percepat Pengembangan Infrastruktur Wisata Bromo-Tengger-Semeru

Pengembangan infrastruktur diharapkan mendorong pariwisata Bromo-Tengger-Semeru.

Sejumlah kendaraan mengantre memasuki Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Malang, Jawa Timur, Ahad (30/4/2023). PUPR Percepat Pengembangan Infrastrukturr Bromo-Tengger-Semeru.
Foto: ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Sejumlah kendaraan mengantre memasuki Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Malang, Jawa Timur, Ahad (30/4/2023). PUPR Percepat Pengembangan Infrastrukturr Bromo-Tengger-Semeru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pengembangan infrastruktur pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru(BTS) Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk mendorong pariwisata di wilayah itu.

"Pengembangan infrastruktur sebagai salah satu cara untuk mendorong pengembangan pariwisata KSPN Bromo-Tengger-Semeru, sehingga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Kepala BPIW Yudha Mediawan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/7/2023).

Baca Juga

Yudha menambahkan, infrastruktur itu juga diharapkan dapat mendukung kelestarian lingkungan, mengingat KSPN tersebut merupakan taman nasional dan mempertahankan budaya masyarakat lokal terutama Suku Tengger.

"Kementerian PUPR mendukung program pengembangan pariwisata di KSPN BTS yang dilaksanakan pemerintah pusat secara terintegrasi melalui program Integrated Tourism Development Program (ITDP)," katanya.

 

Tim BPIW melaksanakan peninjauan progres pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan amenitas wisata dan penambahan lokasi atraksi di kawasan BTS. Peninjauan dilakukan, antara lain ke lokasi pembangunan Jembatan Kaca Seruni Point di Kabupaten Probolinggo sebagai tambahan spot atraksi wisata, yang terintegrasi dengan Terminal Wisata Seruni Point.

Kehadiran jembatan kaca akan menjadi destinasi wisata adrenalin yang menghubungkan Terminal Wisata Seruni Point dengan Shuttle Area dan gardu pandang yang dapat melihat pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke KSPN BTS. Saat ini jembatan kaca tersebut belum dibuka untuk umum karena masih dilakukan proses uji beban guna menguji performa struktur dan keamanan jembatan.

Selain itu, peninjauan juga dilakukan ke calon lokasi pembangunan Gerbang Bromo di Desa Ngadiwono Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang termasuk sub project dalam ITDP. Gerbang Bromo tersebut akan dibangun dengan dilengkapi bangunan relief khas Bromo, terminal, lahan parkir, toilet, pusat kuliner dan pusat penjualan suvenir.

Selain itu direncanakan dibangun gardu pandang untuk melihat matahari terbenam (sunset). Dengan adanya bangunan gerbang tersebut diharapkan dapat menjadi penanda sekaligus mempercantik kawasan menuju KSPN BTS serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Dalam mendukung pengembangan kawasan BTS, terutama Kawasan Seruni point, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas sedang membangun penyediaan air baku dengan sumber mata air Penanjakan, Kedaluh, Tanjang di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini ditargetkan selesai pada TA 2023. Tim BPIW juga memantau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk masyarakat sekitar yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sekitar lokasi yang akan dibangun Gerbang Bromo.

 

sumber : antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement