Rabu 21 Jun 2023 10:02 WIB

Investor Antisipasi RDG Bank Indonesia, IHSG Dibuka Lesu

BI diprediksi masih mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen.

Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022).
Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang dimulai pada Rabu (21/6/2023).

IHSG dibuka melemah 1,75 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.684,31. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,49 poin atau 0,05 persen ke posisi 949,52.

Baca Juga

"Dari domestik, pelaku pasar juga dapat mengantisipasi hasil RDG BI pada 21-22 Juni 2023, di mana suku bunga acuan BI di Juni diperkirakan kembali ditahan di level 5,75 persen," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Pada Rabu dan Kamis atau 21-22 Juni 2023, BI menggelar pertemuan bulanan RDG untuk menentukan kebijakan moneter terkait suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), yang akan ditahan di level 5,75 persen, seiring berlanjutnya penurunan inflasi dalam negeri.

Namun demikian, seiring adanya fluktuasi nilai tukar rupiah menjadi Rp 15.005 per dolar Amerika Serikat (AS), dalam jangka pendek berpeluang mempengaruhi kebijakan moneter BI ke depan, yang mana nilai tukar rupiah masih dalam tekanan, karena kekhawatiran kondisi ekonomi China.

Dari mancanegara, Bank Sentral China (PBoC) memutuskan untuk memangkas suku bunga pinjaman acuannya, sebagai upaya untuk menopang pemulihan ekonomi China yang melambat, dan membuktikan bahwa perekonomian China saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Sementara itu, ketiga indeks utama AS ditutup menurun pada perdagangan kemarin, dikarenakan aksi profit taking investor.

Testimoni Chairman Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres Amerika Serikat (AS), Rabu (21/6/2023) waktu AS, bisa menjadi penggerak pasar yang potensial. Kongres tersebut membahas mengenai berapa lama bank sentral akan mempertahankan kebijakan pembatasannya.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 93,10 poin atau 0,28 persen ke 33.482,00, Indeks Hang Seng melemah 270,59 poin atau 1,38 persen ke 19.336,49, Indeks Shanghai melemah 12,18 poin atau 0,38 persen ke 3.228,18, dan indeks Straits Times menguat 2,16 poin atau 0,07 persen ke 3.222,39.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement