Jumat 19 May 2023 03:30 WIB

Lion Air: Penerbangan Tujuan Kendari Go Around Karena Cuaca Buruk

Kecepatan dan arah angin yang berubah mendadak sebabkan pesawat tidak bisa mendarat.

Pesawat Lion Air (ilustrasi). Pesawat Lion Air JT-992 rute Makassar-Kendari melakukan go around atau pembatalan pendaratan pesawat dan mengudara kembali ke jalur penerbangan saat akan mendarat di Bandara Haluoleo, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Foto: AP/Nicole Evatt
Pesawat Lion Air (ilustrasi). Pesawat Lion Air JT-992 rute Makassar-Kendari melakukan go around atau pembatalan pendaratan pesawat dan mengudara kembali ke jalur penerbangan saat akan mendarat di Bandara Haluoleo, Sulawesi Tenggara (Sultra).

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Pesawat Lion Air JT-992 rute Makassar-Kendari melakukan go around atau pembatalan pendaratan pesawat dan mengudara kembali ke jalur penerbangan saat akan mendarat di Bandara Haluoleo, Sulawesi Tenggara (Sultra). Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan resminya Kamis (18/5/2023) mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena adanya cuaca buruk.

Penerbangan nomor JT-992 mengudara dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 12.16 WITA. Pesawat itu membawa 224 orang.

Baca Juga

"Dioperasikan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-900ER dengan registrasi PK-LFG, membawa tujuh awak kabin dan total 217 penumpang yang terdiri dari 211 dewasa, dua anak-anak, dan empat balita," kata Danang Mandala Prihantoro, Kamis.

Ia menyebutkan bahwa penerbangan JT-992 tersebut mengalami pembatalan proses pendaratan pesawat dan mengudara kembali ke jalur penerbangan (go around) karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

"Berupa kecepatan angin dan arah angin yang berubah secara mendadak, mengakibatkan kecepatan pesawat melebihi batas ketentuan untuk mendarat, sesuai dengan persyaratan operasional dan standar keselamatan penerbangan," ungkapnya.

Keputusan pilot untuk melakukan go around tersebut, lanjutnya, telah diambil dengan pertimbangan keselamatan dan keamanan penerbangan yang berdasarkan pada informasi cuaca aktual yang terpantau melalui radar di dalam pesawat. "Pilot dan awak kabin juga memberikan informasi yang diperlukan kepada seluruh penumpang mengenai kondisi dimaksud," tutur Danang.

Dia mengungkapkan bahwa selama go around dilakukan, pilot pesawat JT-992 tetap berkoordinasi dengan petugas darat dan pengatur lalu lintas udara untuk memastikan langkah-langkah yang tepat diambil demi mengutamakan keamanan penerbangan. Setelah kondisi cuaca membaik dan memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan, pilot berhasil mendaratkan pesawat secara normal di Bandar Udara Haluoleo, Konawe Selatan pada pukul 13.25 WITA.

Dia juga menjelaskan bahwa atas tindakan tersebut, pihak Lion Air memberikan apresiasi kepada pilot dan awak pesawat yang telah menjalankan tugas mereka dengan profesional dalam menghadapi situasi penerbangan JT-992.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement