Ahad 02 Apr 2023 11:11 WIB

Layanan Bus ALBN Kupang-Dili Dilanjutkan Angkutan Barang

Kerja sama transportasi barang antarnegara menumbuhkan ekonomi di perbatasan.

Sejumlah warga melintasi perbatasan Indonesia di Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBNT) Mota Ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu NTT, Senin (23/5/2022) (ilustrasi). Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno mengatakan layanan bus Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) rute Kupang-Dili yang mulai beroperasi akan dilanjutkan dengan pembukaan layanan angkutan barang untuk rute antarnegara.
Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Sejumlah warga melintasi perbatasan Indonesia di Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBNT) Mota Ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu NTT, Senin (23/5/2022) (ilustrasi). Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno mengatakan layanan bus Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) rute Kupang-Dili yang mulai beroperasi akan dilanjutkan dengan pembukaan layanan angkutan barang untuk rute antarnegara.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno mengatakan layanan bus Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) rute Kupang-Dili yang mulai beroperasi akan dilanjutkan dengan pembukaan layanan angkutan barang untuk rute antarnegara.

"Sekarang layanan bus ALBN Kupang-Dili ini untuk angkutan orang, tapi ke depan dilanjutkan dengan adanya kerja sama untuk angkutan barang," kata Hendro.

Baca Juga

Ia mengatakan, angkutan barang rute antarnegara dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia, ke Dili, Timor Leste penting dihadirkan karena potensi ekonomi di wilayah perbatasan NTT dengan Timor Leste sangat luar biasa.

Hendro menjelaskan, berdasarkan pengalaman kerja sama bidang transportasi darat untuk angkutan orang dan barang seperti dengan Malaysia dan Brunei Darusalam, menunjukkan dampak yang sangat positif dalam memperkuat daya saing dan pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan negara.

Karena itu, kata dia, diharapkan dengan adanya layanan bus komersial Kupang-Dili dan disusul dengan kerja sama untuk angkutan barang dapat menumbuhkan ekonomi di NTT. "Ini harus kita dukung bersama sehingga pertumbuhan ekonomi akan terjadi wilayah perbatasan kedua negara," kata dia.

Hendro juga mengajak para pihak untuk mendukung pengusaha-pengusaha angkutan barang agar nantinya bisa melayani rute Kupang-Dili. Selain itu, kata dia, layanan bus pariwisata juga perlu didorong bersama guna menumbuhkan sektor pariwisata di NTT.

 

sumber : ANTARA

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement