Sabtu 01 Apr 2023 14:10 WIB

Gula Impor Tahap Pertama dari Thailand Mulai Tiba

Stok gula impor akan segera didistribusikan ke masyarakat sebelum Lebaran.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolandha
Pekerja menimbang dan mengemas gula pasir kiloan di Gudang Perum Bulog Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Jumat (2/4/2021). ID Food kedatangan gula impor sebanyak 2.000 ton di Pelabuhan Kade 101 Tanjung Priok, Sabtu (1/4/2023).
Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas
Pekerja menimbang dan mengemas gula pasir kiloan di Gudang Perum Bulog Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Jumat (2/4/2021). ID Food kedatangan gula impor sebanyak 2.000 ton di Pelabuhan Kade 101 Tanjung Priok, Sabtu (1/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- ID Food kedatangan gula impor sebanyak 2.000 ton di Pelabuhan Kade 101 Tanjung Priok, Sabtu (1/4/2023). Kedatangan Gula Kristal Putih ini merupakan tahap pertama dari total impor GKP sebanyak 900 ribu ton lebih pada tahun ini.

Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan menjelaskan pada tahap pertama ini ada 32.500 ton gula yang akan tiba di Tanjung Priok hingga awal mei besok. Sedangkan 3.700 ton akan tiba di Belawan dan 2.500 ton tiba di Tanjung Perak.

Baca Juga

"Stok ini kami akan langsung distribusikan ke masyarakat sebelum lebaran. Ini salah satu upaya untuk bisa menjaga harga gula di masyarakat," ujar Frans saat ditemui di Tanjung Priok, Sabtu (1/4/2023).

Frans memastikan impor gula yang dilakukan oleh ID Food ini tidak akan datang saat musim giling tebu. Kuota impor yang dimiliki ID Food saat ini hanya untuk memenuhi kebutuhan gula kristal saat belum musim giling tebu.

"Sebanyak 900 ribu ton ini nanti yang penugasan kan hanya 500 ribu ton. Itu dibagi dua, kami dan PTPN. Di kami 107.900 itu, nah ini baru tahap pertama, ini berasal dari Thailand makanya cepat," ujar Frans.

Untuk kloter dua, kata Frans, akan tiba pada April sampai Mei yang berasal dari India. Sebelum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti janji pemerintah, lanjut Frans, kurang lebih 40.000 ton gula akan tiba. Secara keseluruhan, kebutuhan gula nasional mencapai 3,4 juta ton. Indonesia telah memproduksi 2,6 juta ton gula. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement