Kamis 01 Dec 2022 09:38 WIB

Cek Rekomendasi Saham Cuan saat IHSG Diproyeksi Bergerak Optimistis

IHSG berpeluang menguat lewat 6 saham meski dibuka di zona negatif

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona negatif pada perdagangan Kamis (1/12). IHSG melemah ke level 7.081,19 setelah menguat signifikan pada akhir perdagangan kemarin. BNI Sekuritas memproyeksi, IHSG berpeluang bergerak menguat mengawali bulan Desember 2022.
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona negatif pada perdagangan Kamis (1/12). IHSG melemah ke level 7.081,19 setelah menguat signifikan pada akhir perdagangan kemarin. BNI Sekuritas memproyeksi, IHSG berpeluang bergerak menguat mengawali bulan Desember 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona negatif pada perdagangan Kamis (1/12). IHSG melemah ke level 7.081,19 setelah menguat signifikan pada akhir perdagangan kemarin. BNI Sekuritas memproyeksi, IHSG berpeluang bergerak menguat mengawali bulan Desember 2022.

Potensi penguatan ini mengingat IHSG yang berada dalam pola triangle, dari candle higher high & di atas support line. IHSG berada dalam trend bullish selama di atas 6.995. Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan bullish, stochastic netral di atas support 6.980, candle higher high. 

IHSG masih berpeluang rebound dengan target 7.091 (tercapai), 7.135, 7.280 jika bisa ditutup harian di atas 6.980. Namun jika gagal, indeks rawan menuju 6.958, 6.894. 

“Resistance pada perdagangan hari ini (1/12) di level 7.087, 7.107, 7.135, 7.220 dengan support 7.048, 6.990, 6.955, 6.917. Adapun perkiraan range di rentang 7.030 - 7.135,” kata Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar. 

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, sebagian besar bursa Asia Pasifik mengalami kenaikan. Hang Seng, TSEC Weighted Index dan Kospi Composite Index mencatat kenaikan yang signifikan.

Pejabat kesehatan China menyatakan langkah-langkah untuk meningkatkan vaksinasi di kalangan orang tua, sambil mengamati perkembangan virus. Pertumbuhan industrial production Jepang di bawah ekspektasi untuk Oktober 2022 secara  bulanan.

Sementara dari Amerika Serikat (AS), Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan 2,18 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang menguat 3,09 persen. Bahkan Nasdaq menguat lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 4,41 persen. 

Ketua the Fed Jerome Powell mengonfirmasi bahwa bank sentral akan memperlambat laju kenaikan suku bunga agresif yang telah membebani pasar. 

Berikut merupakan rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Resist: 5.050, 5.125, 5.250, 5.400. 

Support: 4.950, 4.880, 4.800, 4.750.

Rekomendasi: BUY IF BREAK 4.980, target 5.050, 5.125. Stop loss di bawah 4.880.

2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Resist: 4.080, 4.120, 4.200, 4.280. 

Support: 4.000, 3.960, 3.880, 3.820. 

Rekomendasi: BUY IF BREAK 4.040, target 4.120, 4.200. Stop loss di bawah 3.950.

3. PT Merdeka Copper Gold Tbk  (MDKA)

Resist: 4.180, 4.290, 4.370, 4.470. 

Support: 4.090, 4.020, 3.970, 3.820. 

Rekomendasi: BUY IF BREAK 4.150, target 4.290, 4.370. Stop loss di bawah 4.050.

4. PT AKR Corporindo Tbk  (AKRA)

Resist: 1.415, 1.475,  1.515, 1.580. 

Support: 1.350, 1.310, 1.250, 1.190. 

Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 1.435, 1.475. Stop loss di bawah 1.310.

5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Resist: 6.500, 6.575, 6.700, 6.850. 

Support: 6.375, 6.275, 6.150, 6.000.

Rekomendasi: TRADING BUY target 6.575, 6.625, Stop loss di bawah 6.275.

6. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk  (ADMR)

Resist: 1.645, 1.670, 1.710, 1.800. 

Support: 1.615, 1.590, 1.545, 1.465. 

Rekomendasi: BUY 1.615- 1.625, target 1.650, 1.675. Stop loss di bawah 1.550.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement