Jumat 17 Jun 2022 23:07 WIB

Prudential dan Prudential Syariah Luncurkan Kampanye Asuransi Nonkeluarga Inti

Kampanye asuransi nonkeluarga inti memperluas cakupan pertanggungan polis

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Prudential Indonesia.  PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan kampanye perlindungan asuransi untuk seluruh keluarga sedarah, bukan hanya keluarga inti.
Foto: prudential.co.id
Prudential Indonesia. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan kampanye perlindungan asuransi untuk seluruh keluarga sedarah, bukan hanya keluarga inti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan kampanye perlindungan asuransi untuk seluruh keluarga sedarah, bukan hanya keluarga inti.

Kampanye #MadeforEveryFamily ini memperluas cakupan penerima manfaat dan pertanggungan pada polis asuransi untuk anggota keluarga besar sedarah, seperti, kakek, nenek, cucu, keponakan dan menantu.

Presiden Direktur Prudential Indonesia, Michellina L. Triwardhany (Dhany) mengatakan, ini merupakan yang pertama di Indonesia. Seiring dinamika kehidupan, kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti juga semakin berkembang seperti perlindungan finansial, kesehatan, dan perlindungan jiwa.

"Apalagi budaya mengakomodasi kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia," katanya dalam acara peluncuran Kampanye Made for Every Family, Kamis (15/6).

 

Semua polis bisa masuk dalam kampanye ini. Salah satu produk asuransi terbaru yang merupakan perwujudan semangat kampanye ini adalah asuransi jiwa tradisional Syariah, PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah (PKKS), yang menyediakan perlindungan untuk 60 jenis kondisi kritis.

PKKS juga merupakan inovasi produk pertama dari Prudential Syariah. Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi, Prudential berkomitmen membantu keluarga Indonesia untuk memperkokoh ketahanan finansial.

Kampanye ini dibuat berdasarkan dengan fenomena yang sangat umum terjadi di Indonesia. Seperti maraknya generasi sandwich yang harus menanggung banyak anggota keluarga, satu pencari nafkah atau breadwinner yang menghidupi banyak keluarga.

Artis dan public figure, Mona Ratuliu merasakan pentingnya perlindungan untuk keluarga besar, tidak hanya keluarga inti. Ia mengalami harus menanggung segala kebutuhan anak dari kakaknya, yang istrinya meninggal setelah melahirkan tahun lalu.

"Jadi memang ada masa duka yang dialami kakak saya yang membuatnya kurang produktif, istrinya meninggal setelah melahirkan anaknya, yang kini tinggal bersama saya juga," kata dia.

Financial Coach dan Advisor, Philip Mulyana mengatakan menanggung perlindungan keluarga memang hal yang sangat sering terjadi di Indonesia. Rasio ketergantungan lansia pada anak usia produktif semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Data BPS menunjukkan selama lima tahun terakhir, rasio ketergantungan lansia usia 60 tahun ke atas terus meningkat dari 14,02 pada tahun 2017 menjadi 16,76 di tahun 2021.  Artinya, setiap 100 orang penduduk usia produktif usia 15-59 tahun harus menanggung setidaknya 17 orang penduduk lansia.

Pandemi juga turut memberikan tantangan besar bagi keluarga ketika banyak orang yang harus kehilangan pekerjaan. Sehingga mereka butuh dibantu oleh anggota keluarga lain yang masih produktif.

"Kedua faktor tersebut contoh semakin pentingnya perlindungan, bukan hanya bagi diri dan keluarga kita, namun juga bagi orang tua maupun saudara kita yang terdekat," katanya.

Hal ini penting untuk membantu agar mereka tetap terlindungi, sekaligus memastikan kondisi finansial keluarga inti tetap kuat. Solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang inklusif dapat menjadi salah satu solusi tercapainya ketahanan finansial bagi seluruh keluarga.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement