Rabu 08 Sep 2021 22:00 WIB

Kementan Siapkan Pembangunan Kampung Hortikultura

Pemerintah akan memberikan bantuan lengkap dalam pembentukan kampung hortikultura.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Fuji Pratiwi
Tahun depan, Kementerian Pertanian akan membangun Kampung Hortikultura.
Foto: Kementan
Tahun depan, Kementerian Pertanian akan membangun Kampung Hortikultura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan akan membangun 2.358 kampung hortikultura yang tersebar di seluruh Indonesia. Program tersebut masuk dalam kegiatan utama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan untuk Tahun Anggaran 2022 mendatang.

"Selain itu kami menargetkan 320 UMKM Horti yang terdiri dari cabai olahan, bawang olahan, buah olahan dan sayuran serta tanaman obat. Semuanya masing-masing 80 unit," kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, dalam pernyataan resminya, Rabu (8/9).

Baca Juga

Prihasto menjelaskan, dalam pembentukan kampung hortikultura tersebut, nantinya pemerintah akan memberikan satu paket bantuan lengkap dengan infrastruktur dan moda operasional. Seperti, mobil angkut roda tiga untuk mempermudah pengambilan barang.

"Bantuan satu paket itu adalah bantuan lengkap untuk menumbuhkan UMKM mikro pertanian. Bahkan kami akan monitor perkembangannya secara intens melalui hortikultura war room dari pusat," kata Prihasto.

Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanis Fransiskus Lema mendukung semua program Kementan dalam membangun sektor pertanian yang lebih baik. Ia pun mengharapkan Kementan tetap memperhatikan terobosan, pendampingan dan fasilitasi  pascapanen khususnya terkait komoditas cabai.

Anggota Komisi IV, Bambang Purwanto, turut mendukung perkembangan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang mampu menumbuhkan ekonomi keluarga, khususnya para ibu rumah tangga dalam mendapatkan asupan sayur sehat. Pasalnya, ia menilai, program tersebut terbukti mampu menumbuhkan ekonomi keluarga.

"Ini bagus sekali dan kalau bisa ditambah sehingga mengurangi beban ekonomi keluarga," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement