Sabtu 28 Aug 2021 09:07 WIB

Desa Wisata Bisa Berdaya Saing dan Berkelas Dunia 

Desa wisata menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Fuji Pratiwi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Sandiaga mengatakan, desa wisata bisa jadi destinasi kelas dunia.
Foto: Prayogi/Republika.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Sandiaga mengatakan, desa wisata bisa jadi destinasi kelas dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengatakan, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) telah mencapai puncaknya. Tercatat ada sebanyak 50 desa wisata dari 70 ribu desa wisata di seluruh Indonesia yang masuk dalam nominasi ADWI 2021. Pada Jumat (27/8), Sandiaga berkunjung ke salah satu desa pemenang ADWI, yakni Desa Wisata Apar di Kota Pariaman, Sumatra Barat.

"Kita punya 70 ribu desa di seluruh Indonesia, syukur kehadirat Allah SWT bahwa Desa Apar Pariaman terpilih dalam 50 besar desa wisata terbaik Indonesia," kata Sandiaga. 

Baca Juga

Sandiaga menyebut ADWI sebagai upaya menciptakan desa wisata yang berkelas dunia, berdaya saing dan berkelanjutan. Menurut Sandi, desa wisata seperti Desa Wisata Apar Kota Pariaman sudah menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional karena membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga mengunjungi sejumlah destinasi yang menjadi unggulan Desa Wisata Apar. Di antaranya Sekolah Tinggi Barua, konservasi penyu, tambang Manuke serta kawasan mangrove.

Seluruh destinasi itu menurut Sandiaga sangat membanggakan. Karena Desa Wisata Apar mampu bersaing dengan 230 desa wisata di Sumatra Barat lainnya yang didaftarkan dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia.

"Kita yakin Anugerah Desa Wisata Indonesia ini akan mampu menghasilkan desa-desa wisata yang memiliki potensi untuk menjadi unggulan kita ke depan," ucap Sandi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement