Kamis 08 Oct 2020 02:58 WIB

Kelengkapan Fasilitas Jadi Alasan Konsumen Membeli Properti

Tinggal dan berinvestasi di kota mandiri merupakan opsi yang masuk akal.

Modernland Cilejit, Tangerang, Banten.
Foto: .
Modernland Cilejit, Tangerang, Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah alasan diungkap konsumen saat membeli aset properti. Dari mulai kelengkapan fasilitas, investasi yang menjanjikan, hingga adanya transportasi massal.

Hal itu terungkap saat pengembang Modernland Cilejit, Tangerang, Banten, melakukan survei terhadap para konsumen yang membeli properti di kawasan yang mereka kembangkan ini. “Kami melakukan survei dengan menanyakan kepada konsumen apa alasan mereka membeli properti di Modernland Cilejit," ujar Director Marketing Urban Development PT Modernland Realty Tbk, Helen Hamzah.

Proyek hunian skala kota (township) yang dikembangkan Modernland Realty Tbk ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas 1.000 hektare. Sejak akhir 2019, pengembang nasional itu telah meluncurkan penjualan tahap pertama dan kedua sebanyak 1.500 unit. Seluruh unit sudah terjual habis dan tahun ini pemasaran tahap ketiga dibuka.

Beberapa alasan yang dikemukakan konsumen antara lain, Modernland Cilejit dikembangkan sebagai kota mandiri. “Tinggal dan berinvestasi di township atau kota mandiri merupakan opsi yang masuk akal, baik dari harga, keunggulan, dan keuntungan yang ditawarkan," kata Helen.

"Selain itu, dikarenakan lengkapnya fasilitas di kota mandiri yang nyaris setara dengan kota besar lainnya dapat memenuhi berbagai kebutuhan penghuninya,” ujarnya menambahkan.

Alasan lainnya, menurut Helen Modernland Cilejit menerapkan konsep TOD atau Transit Oriented Development. TOD merupakan konsep kawasan yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal.

Transportasi massal yang paling banyak digunakan masyarakat Jabodetabek saat ini adalah Commuterline. Helen mengatakan lokasi perumahan yang menempel dengan stasiun Cilejit membuat mobilitas penghuni akan lebih cepat ke berbagai tujuan, baik ke Serpong maupun CBD Jakarta. "Kawasan TOD sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern dan urban," ucapnya.

Tak hanya itu, Helen mengatakan, banyak aktivitas termasuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, bisa dilakukan di kawasan TOD tanpa perlu jauh-jauh menuju kawasan lainnya. Sehingga konsep TOD dapat mengurangi jumlah perjalanan maupun mobilitas kendaraan pribadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement