Sabtu 23 May 2020 14:23 WIB

Jelang Lebaran, Pinjaman Investree Capai Rp 5,68 Triliun

Peningkatan pinjaman salah satunya permintaan pinjaman UKM untuk THR karyawan.

Rep: Novita Intan/ Red: Fuji Pratiwi
CEO PT Investree Radhika Jaya (Investree) Adrian Gunadi. Investree telah menyalurkan total pinjaman Rp 5,68 triliun hingga pekan ketiga Mei 2020.
Foto: Tahta Aidilla/Republika
CEO PT Investree Radhika Jaya (Investree) Adrian Gunadi. Investree telah menyalurkan total pinjaman Rp 5,68 triliun hingga pekan ketiga Mei 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Platform peer to peer (P2P) lending PT Investree Radhika Jaya telah menyalurkan total pinjaman Rp 5,68 triliun hingga pekan ketiga Mei 2020. Adapun nilai pinjaman tersalurkan Rp 4,08 triliun dengan rata-rata tingkat pengembalian (return) sebesar 16 persen per tahun dan tingkat keberhasilan pengembalian dana 90 hari atau TKB-90 mencapai 97,75 persen.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan, total fasilitas pinjaman yang disalurkan pada April 2020 masih Rp 5,48 triliun dengan nilai pinjaman tersalurkan mencapai Rp 3,97 triliun. Adapun kenaikan pinjaman terjadi lantaran Investree membidik sektor kesehatan yang sangat dibutuhkan pada masa pandemi Covid-19.

Baca Juga

Investree berkomitmen penuh dalam mendukung UKM Indonesia untuk tetap beroperasi dan bangkit di masa pandemi ini melalui dukungan sisi arus kas. "Kami juga sangat senang dapat mendukung borrower di sektor kesehatan sehingga dapat memudahkan mereka dalam bekerja untuk mengatasi penyebaran virus yang telah merenggut nyawa ribuan orang ini," ujar Adrian dalam keterangan tulis, Sabtu (23/5).

Ia melanjutkan, kenaikan penyaluran pinjaman juga didorong kebutuhan UKM untuk tunjangan hari raya karyawan. Investree telah mengantongi Izin Usaha P2P lending dari Otoritas Jasa Keuangan untuk dua jenis usaha yaitu konvensional dan syariah. 

Hingga saat ini, Investree telah memiliki 1.323 orang peminjam (borrower) sejak berdiri. Adapun jumlah pemberi pinjaman aktif baik individu maupun institusi sebanyak 312 entitas.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement