Senin 15 Jul 2019 09:41 WIB

Dukung Harkopnas 2019, Kemenkop Gelar Pelatihan KUKM di Banyumas

Kemenkop menggelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM koperasi dan UKM

Rep: Ning Rahayu(Warta Ekonomi)/ Red: Ning Rahayu(Warta Ekonomi)
Dukung Harkopnas 2019, Kemenkop Gelar Pelatihan KUKM di Banyumas. (FOTO: Ning Rahayu)
Dukung Harkopnas 2019, Kemenkop Gelar Pelatihan KUKM di Banyumas. (FOTO: Ning Rahayu)

Dalam rangka mendukung peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 yang tahun ini diadakan di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kementerian Koperasi dan UKM menggelar kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas SDM koperasi dan UKM. Pelatihan melibatkan 205 peserta dari pelaku koperasi dan UKM setempat.

“Kita gelorakan semangat Hari Koperasi melalui salah satunya kegiatan pelatihan ini. Mumpung semangat dan geloranya ada di Purwokerto, maka kita gelorakan lebih dalam lagi melalui pelatihan ini,” kata Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto dalam acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional di Purwokerto, Banyumas, Jateng, Jumat (12/7/2019) lalu.

Baca Juga: Selebrasi Baliho Besar Warnai Harkopnas Ke-72 di Lingkungan Kemenkop dan UKM

Setidaknya ada empat jenis pelatihan yang diadakan, yakni pelatihan vokasional, pelatihan perkoperasian, pelatihan kewirausahaan, dan pelatihan dan uji kompetensi bidang ritel koperasi. Untuk masing-masing pelatihan diikuti oleh 30 peserta. Selain pelatihan juga diadakan workshop technopreneur sebanyak 85 peserta.

“Saya meninjau langsung bagaimana semangatnya para peserta dalam mengikuti kegiatan itu. Sangat luar biasa dan interaksi peserta dengan narasumber juga sangat bagus. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mereka dalam meningkatkan usahanya,” ujar Rulli.

Baca Juga: Bersama Go-Jek, Kemenkop Tingkatkan Pengembangan dan Pemasaran UMKM

Cocos Trisada, salah seorang peserta pelatihan mengaku merasakan manfaatkan mengikuti pelatihan yang dilakukan Kemenkop dan UKM. Cocos mengikuti pelatihan berupa pengenalan kewirausahaan, sosialisasi Lamikro (aplikasi pembukuan akuntansi melalui smartphone) dan sosialisasi fintech syariah. 

“Ini karena difasilitasi Kementerian Koperasi dan UKM, kita mendapatkan hal yang baru dalam pelatihan ini terutama ilmu yang diberikan yang nantinya bisa menjadi acuan bagi pelaku usaha untuk bisa berkembang dari sebelumnya,” ungkap Cocos.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement