Senin 13 May 2019 15:58 WIB

Jokowi Gratiskan Biaya Masuk Tol Pandaan-Malang

Program ini diharapkan dapat terlaksana selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani
Presiden Jokowi meresmikan Tol Pandaan - Singosari
Foto: Presiden Jokowi meresmikan Tol Pandaan - Singosari
Presiden Jokowi meresmikan Tol Pandaan - Singosari

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta Menteri BUMN agar membebaskan biaya masuk tol Pandaan-Malang. Program ini diharapkan dapat terlaksana selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Enggak usah lama-lama, percobaan dulu sampai lebaran, gratis. Masa yang minta presiden enggak diberi," tegas Mantan Gubernur DKI Jakarta ini di Gerbang Singosari, Malang, Senin (13/5).

Mendapatkan permintaan tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, pihaknya akan segera menyosialisasikan pembebasan biaya tol sementara. Program ini rencananya mulai berlaku pada Selasa (14/5) pukul 07.00 WIB hingga 12 Juni.

Seperti diketahui, tol Pandaan-Malang seksi I hingga III telah diresmikan Presiden Jokowi beserta sejumlah menteri dan pimpinan daerah. Peresmian ini dilaksanakan di Gerbang Singosari, Malang, Senin (14/5).

Tol Pandaan-Malang sendiri direncanakan memiliki panjang sekitar 38,5 kilometer (km). Akan tetapi saat ini jalur yang baru siap beroperasi sebesar 30,6 km. Jalur tersebut dimulai dari titik Pandaan hingga Singosari.

Sementara proyek pembangunan tol di seksi lainnya, Jasa Marga Pandaan-Malang didorong agar mampu menyelesaikan di November 2019. Tol di seksi IV dan V dituntut agar bisa segera beroperasi secara keseluruhan. Seperti diketahui, seksi IV baru dapat digunakan secara fungsional menjelang lebaran nanti.

JPM sebelumnya menyebutkan masih menemukan satu kendala. Antara lain proses pembebasan lahan di depan Gedung Unggul. Lalu juga pergeseran trase pembangunan akibat penemuan situs purbakala. Lokasi lebih tepatnya di seksi V sepanjang 3,1 KM, Dusun Sekaran, Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement