Sabtu 27 Oct 2018 22:19 WIB

Terminal Baru Bandara Silampari Diresmikan Akhir 2018

Kapasitas penumpang yang bisa ditampung sampai 200 ribu orang. 

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda
Bandara
Foto: Time
Bandara

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUKLINGGAU -- Pemerintah saat ini masih dalam proses membangun terminal baru Bandara Silampari, Sumatra Selatan. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengharapkan terminal baru bandara tersebut yang nantinya memiliki luas 5.452 meter persegi akan diresmikan pada akhir tahun 2018. 

"Saya memang mengundang Pak Presiden (Joko Widodo) atas usul Pak Gubernur Sumatra Selatan (Herman Deru) kalau bisa akhir tahun (2018) atau paling lambat awal tahun depan (diresmikan)," kata Budi usai meninjau Bandara Silampari, Sabtu (27/10). 

Budi mengatakan saat ini panjang landasan pacu Bandara Silampari sudah sepanjang 2.220 meter dengan lebar 45 meter. Untuk itu penambahan kapasitas terminal juga dilakukan agar memenuhi pelayanan kepada penumpang bandara tersebut. 

Hingga 13 Oktober 2018, pembangunan terminal baru bandara tersebut sudah mencapai 65,05 persen. "Saya lihat memang ada terminal yang belum selesai tapi dari evaluasi saya itu bisa diselesaikan karena ada tambahan anggaran sehingga kita upayakan pekan ketiga Desember 2018 bisa selesai," jelas Budi. 

Terminal yang masih beroperasi saat ini di bandara tersebut hanya memiliki kapasitas sekitar 77 ribu orang saja. Setelah, terminal baru selesai dibangun, kata Budi, kapasitas penumpang yang bisa ditampung sampai 200 ribu orang. 

Dia menuturkan jika nantinya landasan pacu Bandara Silampari dapat ditingkatkan menjadi 2.400 meter maka akan ada penambahan jenis pesawat yang bisa melayani. "Sekarang Boeing 737 klasik sudah bisa mendarat di sini nanti Airbus 320 bisa mendarat di sini setelah ada penambahan landasan pacu dan kapasitas nya bertambah," tutur Budi. 

Di sisi lain, Budi mengharapkan setelah bandara dikembangkan lalu pariwisata harus ditingkatkan. Dengan begitu menurut Budi peningkatan penumpang di Bandara Silampari bisa terus bertambah dan perekonomian di sekitarnya juga bisa berkembang dengan baik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement