Kamis 15 Mar 2018 15:51 WIB

PGN dan ADHI Tingkatkan Koordinasi Pengamanan Pipa Gas

Ini untuk memastikan tak terjadi kesalahan yang mengganggu kepentingan umum.

Semburan api akibat pipa gas PGN bocor di Cawang, Jakarta Timur
Foto: Video amatir warga
Semburan api akibat pipa gas PGN bocor di Cawang, Jakarta Timur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) akan terus meningkatkan koordinasi dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dalam pengamanan pipa gas yang berada di lokasi proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Peningkatan koordinasi ini dilakukan untuk dalam rangka mendukung kesuksesan proyek LRT Jabodebek yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, mengatakan dalam pembangunan proyek LRT Jabodebek, PGN senantiasa berkoordinasi dengan pihak kontraktor LRT Jabodebek yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Ini untuk memastikan tidak terjadi kesalahan di lapangan yang bisa mengakibatkan terganggunya kepentingan umum seperti terhentinya pasokan gas untuk pelanggan.

Sekretaris Perusahaan ADHI, Ki Syahgolang Permata, menambahkan ADHI terus meningkatkan koordinasi di lapangan bersama personel PGN. Untuk memastikan titik-titik lokasi pipa gas distribusi PGN yang bersinggungan dengan proyek LRT Jabodebek.

“Saat ini kami masih melakukan kajian bersama, apakah perlu dilakukan relokasi ataukah hanya rekayasa operasi. Yang pasti kami ingin memastikan Proyek LRT Jabodebek yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional bisa terus berjalan sesuai dengan target yang direncanakan sehingga bisa segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas,” tutur Rachmat seperti dalam siaran pers.

Kejadian kebocoran pipa Gas PGN di Jalan MT Haryono, Jakarta, pada Senin (12/3), yang mengakibatkan terganggunya pasokan gas untuk pelanggan di daerah Rumah Susun Bidara Cina dan Kalibata telah selesai dan penyaluran telah kembali normal. Ki Syahgolang menambahkan bahwa aktivitas konstruksi pun langsung dihentikan.

Selanjutnya, untuk kebocoran yang terjadi pada Rabu (14/3), PGN akan melakukan perbaikan secepatnya dan juga telah menyiapkan alternatif pasokan pengganti untuk pelanggan di lokasi-lokasi terdampak. Hal tersebut untuk memastikan kebutuhan gas pelanggan terpenuhi.

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan, ke depan PGN juga akan menempatkan petugas di lapangan untuk selalu berkoordinasi dengan ADHI selaku pihak Kontraktor Proyek LRT Jabodebek guna memastikan kejadian seperti kebocoran gas tidak akan terjadi lagi. “Petugas kami di lapangan akan siap dan senantiasa berkoordinasi bersama Kontraktor Proyek LRT Jabodebek untuk memastikan proyek ini bisa berjalan sesuai jadwal,” kata Rachmat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement