Selasa 29 Aug 2017 13:04 WIB

BI Imbau Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Nur Aini
Suku bunga bank (ilustrasi).
Foto: Wordpress.com
Suku bunga bank (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Bank Indonesia (BI) mengimbau bank-bank agar segera menurunkan suku bunga kredit. Pasalnya rasio kredit bermasalah atau Nonperforming Loan (NPL) perbankan kini telah membaik.

"Bank harus lebih cepat turunkan suku bunga. BI juga berharap bank balance sheet-nya bersih lebih cepat," ujar Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, saat ditemui di Yogyakarta, Senin, (28/8).

Menurutnya, bila pembersihan balance sheet lebih cepat, pertumbuhan kredit baru pun bisa semakin terdorong. Rasio NPL perbankan saat ini berada di level tiga persen. Angka ini lebih baik dibandingkan posisi Mei 2017 yang mencapai 3,07 persen.

Selain itu, bank sentral telah menurunkan suku bunga acuan. Sebelumnya, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Agustu, BI menurunkan suku bunga acuannya BI 7-day Reverse Repo Rate dari 4,75 persen menjadi 4,50 persen. Bank Sentral berharap pelonggaran itu dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan kredit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement