Selasa 07 Mar 2017 17:52 WIB

Jokowi: KTT IORA Hasilkan Jakarta Concord, Ini Kesepakatannya

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini
Presiden Joko Widodo (tengah)  serta pimpinan delegasi KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017 melakukan penandatanganan Jakarta Concord di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/3).
Foto: Antara/Iora Summit 2017/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (tengah) serta pimpinan delegasi KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017 melakukan penandatanganan Jakarta Concord di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA) 2017 kali ini menjadi langkah maju bagi para pemimpin IORA untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan. Hal ini disampaikan Jokowi saat menutup Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) sore ini, Selasa (7/3).

"Penyelenggaraan KTT ini merupakan satu langkah strategis dan progresif para pemimpin IORA untuk mendorong agar mampu bergerak lebih cepat, mampu menghadapi situasi masa kini dan mampu menghadapi tantangan masa depan," kata Jokowi di JCC, Jakarta.

KTT IORA yang baru pertama kali diselenggarakan ini juga disebutnya merupakan tonggak pembaharuan komitmen antar-negara anggota IORA untuk mengintensifkan kerja sama dengan berbagai potensi yang dimiliki. Jokowi menyampaikan, KTT IORA di Jakarta ini menghasilkan Jakarta concord yang terdiri dari sejumlah poin.

Poin itu di antaranya yakni komitmen untuk memajukan keamanan dan keselamatan maritim, meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi, memajukan pengembangan dan pengelolaan perikanan yang berkesinambungan dan bertanggung jawab, memperkuat pengelolaan resiko bencana, memperkuat kerja sama akademis dan ilmu pengetahuan, serta memajukan kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan.

"Selain enam kerja sama tersebut para pemimpin IORA juga mendorong IORA untuk memperkokoh kerja sama tiga isu lainnya, yaitu blue economy, women in government, dan demokrasi tata pemerintahan yang baik, pemberantasan korupsi, serta hak asasi manusia," ujar Jokowi.

Presiden juga menekankan komitmen para pemimpin IORA untuk menciptakan Samudera Hindia sebagai kawasan yang aman dan damai. Selain itu, para pemimpi IORA juga berkomitmen untuk menghormati hukum internasional termasuk UNCLOS 1982. "Satu hal lagi yang sangat disambut baik oleh para pemimpin IORA adalah penyelenggaraan IORA bisnis summit. Jejaring kerja sama dengan antar pengusaha harus terus diperkuat di masa yang akan datang," ujarnya.

Baca juga: Jokowi Sebut Samudra Hindia akan Geser Dominasi Atlantik

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement