Sabtu 28 Jan 2017 11:45 WIB

Menteri Rini Jadi Guru Dadakan di SD Sembalun

Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dan sejumlah direksi BUMN mengibarkan bendera di Bukit Merese Tanjung Aan, Lombok, NTB, Jumat (27/1).
Foto: Antara/Reno Esnir
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dan sejumlah direksi BUMN mengibarkan bendera di Bukit Merese Tanjung Aan, Lombok, NTB, Jumat (27/1).

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK -- Menteri BUMN Rini Soemarno pada Sabtu (28/1) pagi menuntaskan kunjungan kerja selama tiga hari di Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan mengajar di SDN 3 Sembalun Lombok. Kunjungan ke NTB terkait agenda pengembangan pariwisata dan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Mandalika. 

Pada hari terakhir kegiatannya, Rini mengunjungi Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Desa Sembalun, berada di sebelah utara kaki Gunung Rinjani, dengan ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), merupakan desa dengan mayoritas penduduk petani bawang.

Sekitar pukul 08.00 WITA, seiring dengan dimulainya proses belajar Rini yang didampingi Dirut Bank BTN Maryono memasuki ruangan kelas 6 SDN 3 yang disambut ucapan selamat pagi dari siswa. Sesaat setelah memberikan bantuan kepada SDN 3 Sembalun, Rini spontan menjadi guru dadakan.

Di hadapan sekitar 30 orang siswi yang didampingi para guru SDN 3, Rini langsung memberikan pesan agar murid-murid tersebut lebih banyak membaca buku apapun jenisnya. "Mari anak-anak memanfaatkan perpustakaan untuk membaca, karena lebih banyak membaca maka akan banyak tahu dan akan lebih pintar. Apa saja ilmu bumi, sejarah, apa saja," ujarnya.

Rini juga menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya fasilitas tersebut seluruh siswa kelas 6 itu lulus pada ujian akhir, untuk selanjutnya meningkatkan pendidikan ke SMP.

Seorang siswi Anasferidah menyampaikan pertanyaan, bagaimana Ibu Rini Soemarno bisa menjadi seorang Menteri BUMN. Rini langsung menjawab bahwa seorang menjadi Menteri harus pintar dan harus berani bertanya.

"Adik-adik sekarang, harus semangat dan harus berani bertanya. Kalau ada yang tidak tahu harus ditanyakan, supaya lebih paham," ucapnya.

Pada kesempatan itu seorang siswi kelas 5 bernama Citra Bella Qurani maju ke depan kelas untuk membacakan puisi berjudul "BUMN Hadir untuk Negeri" yang berintikan peran BUMN dalam memajukan anak negeri untuk cita-cita bangsa.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement