Senin 08 Aug 2016 17:47 WIB

Menteri BUMN Tawarkan Dana Repatriasi Diinvestasikan ke Hortikultura

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini
Warga melintas di jembatan penyebrangan orang (JPO) yang terpasang spanduk sosialisai pengampunan pajak di kawasan Stasiun Gambir, Jakara, Ahad (31/7).  (Republika/ Agung Supriyanto)
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Warga melintas di jembatan penyebrangan orang (JPO) yang terpasang spanduk sosialisai pengampunan pajak di kawasan Stasiun Gambir, Jakara, Ahad (31/7). (Republika/ Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Badan Usaha Milik Negeri (BUMN), Rini Soemarno menawarkan berbagi proyek yang bisa menjadi pilihan investasi dana repatriasi amnesti pajak. Salah satunya, untuk investor kecil menengah bisa menginvestasikan dananya di proyek hortikultura yang ada di Jabar.

 

"Kami membuka kesempatan investor kecil menengah, di Jabar hortikultur ada yang 100 hektare dan 1.000 hektare. Ini, nanti akan joint venture dengan perusahaan perkebunan BUMN," ujar Rini di acara Sosialisasi Amnesti Pajak, Bandung, Senin (8/8).  

Menurut Rini, dana repatriasi bisa dialokasikan ke banyak proyek milik BUMN yang lainnya. Di antaranya, pembangunan terminal BBM, pelabuhan, jalan tol, dan power plant.  "Kami menjanjikan, akan memberikan investasi yang terbaik," katanya.

Menurut Rini, pihaknya akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua investor. Kalau ada keluhan, investor bisa melaporkan. Semua investor pun, bisa berinvestasi langsung di antaranya melalui, pasar modal, joint venture, IPO, right issue, dan instrumen pasar.

"Ada sekitar Rp 300 triliun alternatif investasi. Harap cepat-cepat ke kami agar dapat proyek yang terbaik," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement