Rabu 20 Jan 2016 16:11 WIB

Bos Freeport Berikutnya Kemungkinan Tetap dari Indonesia

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bayu Hermawan
PT. Freeport
Foto: Musiron/Republika
PT. Freeport

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Freeport Indonesia belum memutuskan siapa pengganti resmi Maroef Sjamsoeddin sebagai Presiden Direktur perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini.

Namun, satu kunci yang disampaikan Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan Freeport Riza Pratama, bahwa pengganti Maroef akan tetap orang Indonesia. Hal ini disebabkan karena selama ini presdir Freeport berasal dari Indonesia.

"Selama ini Presdir kita orang Indonesia, ya nanti yang gantinya dari orang Indonesia juga. Mudah-mudahan," ujarnya, Rabu (20/1).

Ia menegaskan, saat ini pihaknya masih terus mencari Presdir Freeport untuk periode selanjutnya. Namun, untuk mengisi kekosongan sementara ini, posisi tersebut diisi oleh Robert Schroeder dan Clementino Lamury.

Robert akan menerima semua laporan dari bawahan yang selama ini ditujukan kepada Maroef. Sedangkan Clementino akan menjadi penghubung perusahaan dengan pemerintah Indonesia.

"(Penggantinya) ada dua. Pak Clementino dan Pak Robert ya. Tapi mereka hanya melakukan fungsi sehari-hari saja," katanya.

Sementara itu, saat dimintai keterangannya terkait target waktu yang ditetapkan perusahaan untuk mendapatkan Presdir baru, Riza enggan menanggapi lebih lanjut. "Kita masih cari, kita liat (waktunya) nanti ya," ucapnya.

Seperti yang diketahui, sejak tanggal 18 Januari 2016 lalu, Presdir lama Freeport Maroef Sjamsoeddin mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya. Alasan tersebut didasari atas ketidakbersediaan Maroef untuk memperpanjang kontrak kerjanya di Freeport.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement