Jumat 14 Aug 2015 10:03 WIB

Akhir Pekan, IHSG Rawan Aksi Ambil Untung

Rep: Risa Herdahita Putri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Layar elektronik menunjukkan pergerakkan harga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (12/8).
Foto: Republika/ Tahta Aidilla
Layar elektronik menunjukkan pergerakkan harga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (12/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepanikan pasar saham dinilai sudah mereda menghadapi devaluasi Yuan. Laju bursa saham Asia dan Eropa mulai bergerak positif memberikan sentimen positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kemarin, Kamis (13/8), IHSG ditutup menguat 2,34 persen ke level 4.584,25. Namun, investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 1,17 trilliun.  Itu diimbangi aksi beli investor lokal sebesar Rp 2,75 trilun.

Melihat itu, IHSG diperkirakan pada perdagangan hari ini akan bergerak konsolidasi. "Kami memperkirakan indesk cenderung rawan short-term profit taking," ujar Analis PT. BNI Securities, Richard Jerry, dalam risetnya, Jumat (14/8).

Di Eropa, indeks cenderung menguat pada perdagangan semalam. Seperti indeks CAC4 Perancis menguat 1,25 persen ke level 4.986,85. Sementara DAX Jerman menguat 0,82 persen ke level 11,014,63.

Di Asia indeks juga bergerak ke zona positif. Indeks Shanghai menguat 1,76 persen ke level 3,954,56. Nikkei 225 bergerak menguat 0,99 persen ke level 20,595,55.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement