Senin 01 Jun 2026 21:30 WIB

Harga Telur Anjlok, BGN Instruksikan SPPG Beli Telur Langsung dari Peternak

Langkah ini diharapkan membantu peternak ayam petelur yang merugi.

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengantarkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 39 Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Foto: Edwin Putranto/Republika
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengantarkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 39 Jakarta, Rabu (20/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN -- Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya yang ada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk membeli telur ayam ras langsung dari peternak. Hal itu guna mendongkrak harga jual telur yang anjlok.

"Mulai hari ini, saya instruksikan seluruh SPPG, khususnya di Magetan, untuk membeli telur ayam langsung dari peternak. Kalau tidak, dapurnya saya suspend," ujar Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang di Magetan, Senin (1/6/2026).

Baca Juga

Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan harga jual telur ayam ras di tingkat peternak ayam petelur di Magetan yang mengalami penurunan.

"Hal ini karena di tingkat pasar harganya naik, tetapi di tingkat peternakan tidak naik sehingga peternak merugi," katanya saat kegiatan "Sinergi Ekonomi Kerakyatan, Strategi Pemberdayaan Peternak dan UMKM dalam Mendukung Makan Bergizi Gratis" di Magetan.

photo
Warga mengumpulkan telur di kandang peternakan ayam Desa Mojotengah, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Ahad (10/5/2026). - (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)

Sesuai data, saat ini harga jual telur ayam di tingkat peternak Magetan mencapai Rp 22.000 per kilogram. Sementara harga normal agar peternak mencapai titik impas (break even point) adalah Rp 24.000 per kilogram. Adapun harga telur di pasaran telah mencapai kisaran Rp 25.000 hingga Rp 27.000 per kilogram.

Untuk itu, pihaknya meminta SPPG tidak lagi membeli telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemasok (supplier), melainkan langsung dari peternak guna memberikan dukungan dan meningkatkan keuntungan peternak yang telah merugi selama sebulan terakhir akibat turunnya harga. Pihaknya memberikan tenggat waktu sekitar dua pekan kepada kepala SPPG untuk mendorong harga telur kembali ke tingkat yang ekonomis melalui pembelian langsung dari peternak.

Dalam kunjungannya ke Magetan, selain memberikan instruksi kepada SPPG, Nanik juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara kepala SPPG dan sejumlah pemasok dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meninjau harga sayuran di Pasar Plaosan, serta mengunjungi peternakan ayam petelur di wilayah Plaosan, Magetan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement