Rabu 11 Mar 2015 11:58 WIB

Jangkau Daerah Terpencil, BRI Siapkan 35 Ribu Agen Branchless Banking

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Suasana pelayanan di salah satu kantor Bank BRI, Jakarta, Selasa (18/3).
Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Suasana pelayanan di salah satu kantor Bank BRI, Jakarta, Selasa (18/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia menargetkan menyediakan 35 ribu agen branchless banking atau layanan perbankan tanpa kantor di seluruh Indonesia.  Layanan bank nirkantor ini untuk menjangkau masyarakat di desa-desa terpencil supaya mendapat fasilitas pembiayaan mikro.

Plt Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan, hingga saat ini sudah ada 20 ribu agen bank nirkantor yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.  Rencananya, BRI ingin memiliki 35 ribu agen mengingat desa di Indonesia jumahnya mencapai 75 ribu.

"Kami menginginkan satu agen menjangkau dua desa. Jadi butuh 35 ribu agen. Kami targetkan tahun ini bisa tercapai," kata Asmawi dalam acara Microfinance Forum di Hotel JS Luwansa, Rabu (11/3).

Asmawi menjelaskan layanan bank nirkantor tersebut perlu digalakkan guna membantu masyarakat di desa-desa terpencil yang tidak memiliki akses perbankan. Pembiayaan mikro dibutuhkan agar masyarakat di desa terpencil bisa meningkatkan taraf hidupnya dan tidak tergantung dengan subsidi dari pemerintah ataupun bantuan-bantuan lain yang sewaktu-waktu bisa dihentikan.

"Program pembiayaan mikro melalui branchless banking ini diharapkan dapat memberikan imbas positif baik dari aspek finansial maupun sosial," kata Asmawi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement