Sabtu 21 Aug 2010 01:28 WIB

Setoran Dividen BUMN Diturunkan

Rep: Teguh Fimansyah/ Red: Budi Raharjo
Mustafa Abubakar
Foto: Yogi Ardhi/Republika
Mustafa Abubakar

REPUBLIKA.CO.ID,INDRAMAYU--Pemerintah mengurangi target dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp 3 triliun pada 2011 mendatang. Bagian pemerintah atas laba BUMN yang sebelumnya ditargetkan Rp 29,5 triliun (APBN P 2010) diturunkan menjadi Rp 26,5 triliun (RAPBN 2011)

Menurut Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, pengurangan tersebut sudah sesuai dengan rencana awal. Tujuannya, yakni untuk meningkatkan kemampuan BUMN dalam mengembangkan industrinya. Bagaimana BUMN mampu melakukan ekspansi modal yang dimiliki. ''Pengurangan itu sengaja kita lakukan, ini diutamakan untuk mengembangkan BUMN itu sendiri,'' ujarnya disela-sela kunjungan kerja panen raya, di Indramayu, Jumat (20/8).

Dengan berkembangnya BUMN, lanjut Mustafa, maka akan berdampak kepada peningkatan pendapatan negara dari sektor pajak yang memiliki efek bersandar lebih besar. ''Jadi meski ada pengurangan tapi akan ada pengalihan dari peningkatan pajak BUMN,'' jelasnya.

Sementara itu khusus di sektor perbankan, pengurangan dividen tersebut bisa mendorong industri keuangan untuk lebih ekspansif dalam menyalurkan kreditnya sehingga akan membantu pertumbuhan bagi sektor riil. ''Dengan mengurangi porsi dividen, diharapkan kreditnya akan meningkat, jadi minimal target 20 persen penyaluran kredit dapat tercapai,'' harap Mustafa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement