REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”) memperluas kolaborasinya dalam ekosistem Grab melalui fasilitas pembiayaan untuk mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik yang akan digunakan sebagai armada GrabCar Plus Electric. Superbank merupakan bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS.
Inisiatif ini menjadi bagian dari sinergi Superbank dan Grab dalam mendukung pengembangan ekosistem mobilitas berkelanjutan, sekaligus sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Pemerintah Indonesia menargetkan sebanyak 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik dan ekosistem pendukungnya, sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060.
Pada tahap awal program, fasilitas pembiayaan diberikan kepada Grab yang akan mengelola kendaraan tersebut dan menyediakannya bagi Mitra Pengemudi Grab melalui skema sewa. Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut seiring dengan pertumbuhan kebutuhan kendaraan listrik dalam ekosistem Grab.
Direktur Bisnis Superbank Sukiwan mengatakan, kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sinergi dalam ekosistem dapat menciptakan dampak yang lebih luas. “Dengan menggabungkan kapabilitas pembiayaan Superbank dan ekosistem mobilitas Grab, kami ingin mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses oleh Mitra Pengemudi. Pembiayaan 200 kendaraan listrik ini merupakan langkah awal yang kami harapkan dapat terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan mobilitas listrik di Indonesia,” ujarnya.