Selasa 15 Sep 2026 15:10 WIB

Dirjen Bea Cukai Bantah Konflik dengan Purbaya: Ngarang-Ngarang Aja

Djaka Budhi Utama menegaskan tidak ada konflik dengan Purbaya.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Gita Amanda
Menteri Keuangan Periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) saat upacara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara, setelah direshuffle Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9) kemarin. Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak era pemerintahan Joko Widodo kemudian dilantik pada posisi yang sama era Kabinet Merah Putih dibawah pemerintahan Prabowo Subianto. Dengan penggantian ini, Purbaya resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai bendahara negara selama setahun lebih enam hari sejak dilantik menggantikan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 8 September 2026 lalu.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Menteri Keuangan Periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) saat upacara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara, setelah direshuffle Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9) kemarin. Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak era pemerintahan Joko Widodo kemudian dilantik pada posisi yang sama era Kabinet Merah Putih dibawah pemerintahan Prabowo Subianto. Dengan penggantian ini, Purbaya resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai bendahara negara selama setahun lebih enam hari sejak dilantik menggantikan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 8 September 2026 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama membantah adanya konflik dengan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Isu tersebut muncul di tengah pergantian Purbaya sebagai Menteri Keuangan dan perombakan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, Purbaya juga ditanya mengenai kemungkinan adanya gesekan dengan pejabat Kementerian Keuangan. Purbaya membantahnya dan menegaskan keputusan pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogatif Presiden.

Baca Juga

“Nggak, nggak ada. Gesekan sih nggak ada. Yang jelas ya itu hak prerogatif Presiden, beliau yang memutuskan, ya udah,” ujar Purbaya seusai serah terima jabatan Menteri Keuangan dengan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Purbaya juga membantah pencopotannya berkaitan dengan kebijakan yang dijalankan selama menjabat. Menurut dia, kebijakan Kementerian Keuangan selama ini mengikuti arahan Presiden.

“Nggak, kalau kebijakan kita mengikuti semua kebijakan Presiden, aman lah itu,” katanya.

Isu mengenai adanya gesekan tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Djaka seusai menghadiri sertijab Menteri Keuangan. Djaka langsung membantahnya.

“Kata siapa? Ngarang-ngarang aja,” kata Djaka kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Djaka kembali menegaskan tidak ada konflik dengan Purbaya. “Siapa bilang? Ngaco-ngaco aja. Nggak benar, bohong,” ujarnya sambil tertawa.

Djaka berharap pergantian kepemimpinan Kementerian Keuangan tidak mengganggu pelaksanaan tugas kementerian. Dia berharap Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Suahasil dapat terus menjaga APBN.

“Harapannya ke depan Kementerian Keuangan bisa selalu menjaga APBN dengan baik,” kata Djaka.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi