Kamis 10 Sep 2026 09:43 WIB

Danantara Ungkap Persiapan BRI dan BSI Buka Rekening Massal

Rencana pembukaan rekening massal ditujukan untuk memperkuat inklusi keuangan.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah melakukan koordinasi untuk merealisasikan rencana pembukaan rekening bagi masyarakat di seluruh Indonesia. (ilustrasi)
Foto: dok BKPM
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah melakukan koordinasi untuk merealisasikan rencana pembukaan rekening bagi masyarakat di seluruh Indonesia. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah melakukan koordinasi untuk merealisasikan rencana pembukaan rekening bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Rosan menyebut pembukaan rekening akan dilakukan melalui BRI di seluruh Indonesia, sementara masyarakat di Aceh dapat menggunakan layanan BSI.

Baca Juga

"BRI dan BSI memang sudah (koordinasi), dari manajemennya juga sudah koordinasi untuk melakukan rencananya agar pembukaan rekening di seluruh Indonesia melalui BRI dan untuk Aceh itu bisa dengan BSI, bisa terlaksana dengan secepatnya," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Menurutnya, koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan rencana pembukaan rekening massal dapat segera dilaksanakan.

Sementara itu, terkait rencana pemberian dana awal sebesar Rp 50 ribu untuk rekening tersebut, Rosan mengatakan mekanisme pembiayaannya masih dalam tahap perancangan. "Mekanismenya lagi dirancang. Segera kok," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam rapat terbatas, Senin (7/9/2026), membahas sejumlah isu terkait ekonomi, salah satunya mengenai inklusi dan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

Kepala Negara juga meminta Dewan Nasional Keuangan Inklusif, termasuk di dalamnya Bank Indonesia, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna mempersiapkan aspek teknis dari program tersebut. Selain untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional, rencana pembuatan rekening massal ini juga ditargetkan untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) tunai.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi